<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191941888824510140</id><updated>2012-02-15T22:19:51.409-08:00</updated><category term='twiter'/><category term='facebook'/><category term='politik'/><category term='korupsi'/><category term='indonesia'/><category term='Jejaring sosial'/><category term='reformasi'/><category term='sby'/><category term='इप्तेक फसबूक twiter'/><category term='nazaruddin.'/><title type='text'>Catatan Seorang Mahasiswa</title><subtitle type='html'>"Jadikan Ilmu sebagai Pilar Kehidupan"
           JAKA YAKUSA O9</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191941888824510140/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>jaka yakusa 09</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14933521891064095915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_2LdOH6yQiic/TFA3w2ouxUI/AAAAAAAAABg/pCpjEkGvfJ4/S220/Icchh+Jelekx...1293.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>24</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191941888824510140.post-8629891139143033644</id><published>2011-08-30T23:40:00.000-07:00</published><updated>2011-08-30T23:52:05.974-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jejaring sosial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='facebook'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='twiter'/><title type='text'>Perkembangan Jejaring Sosial</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-NRe2kK2t-7M/Tl3Y70L1YVI/AAAAAAAAAEQ/ieEPNI7raCw/s1600/jejaring-sosial.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-NRe2kK2t-7M/Tl3Y70L1YVI/AAAAAAAAAEQ/ieEPNI7raCw/s400/jejaring-sosial.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5646908029924630866" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Jejaring sosial muncul atas dasar ide untuk menghubungkan orang-orang dari seluruh belahan dunia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Kehadiran jejaring sosial diawali dengan munculnya Sixdegrees.com pada tahun 1997  sebagai situs jejaring sosial pertama di dunia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Tahun 1999 dan 2000 muncul situs jejaring sosial bernama lunarstorm, live journal, dan cyword sengan sistem informasi searah.&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Nah, pada tahun 2010 munculah Friendster, situs jejaring sosial yang sangat populer selama beberapa tahun hingga akhirnya terlindas oleh kemunculan Facebook.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Frienster sendiri awalnya ditujukan sebagai tempat untuk mencari jodoh secara online. Akan tetapi pengguna jejaring sosial yang sekarang dimiliki oleh perusahaan asal Malaysia itu lebih meminatinya sebagai situs untuk saling berkenalan dengan pengguna lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Tahun 2003 bermunculan situs jejaring sosial lain dengan beragam kategori seperti Flikr (berbagi foto), Youtube (berbagi video), dan MySpace (banyak digunakan sebagai jejaring sosial musik). Selain Friendster, MySpace merupakan jejaring sosial populer pada saat itu.&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Pada Tahun 2006, kehadiran facebook menggeser posisi jejaring sosial yang ada pada saat itu. Facebook yang diluncurkan pada 2004 itu saat ini telah memiliki lebih dari 750 juta pengguna.&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Tahun 2009, muncul jejaring sosial Twitter yang saat ini juga merupakan salah satu jejaring sosial populer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengguna Twitter (tweep) dibatasi dalam berkicau (tweet) maksimal 140 karakter. Namun justru pembatasan ini yang membuat Twitter menjadi jejaring sosial micro blogging pupuler. Karena terbatas, jadi orang hanya menuliskan kata-kata yang penting saja, dan tidak lebay seperti kebanyakan status di Facebook.&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Baru-baru ini saham jejaring sosial MySpace dibeli oleh penyanyi Justin Timberlake yang kabarnya sebagai pemilik saham terbesar. Dengan menguasai sebagian saham MySpace, Justin bertekat untuk menjadikan MySpace sebagai jejaring sosial musik yang pupuler.&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Tahun 2011 ini muncul lagi jejaring sosial baru bernama Google+ (dibaca Google plus) yang dibuat oleh perusahaan internet raksasa, Google. Jejaring sosial ini sepertinya sengaja dibuat untuk menyaingi situs milik Mark Zukerberg, Facebook. Dengan tampilan dan fitur yang sangat mirip facebook, Google+ disebut-sebut akan menjadi jejaring sosial populer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Mungkinkah bisa mengalahkan Facebook?&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Kelebihan Google+ adalah memiliki fitur dan sistem yang dimiliki oleh facebook dan twitter, bisa dibilang penggabungan dari dua jejaring sosial tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: http://www.tahukahkamu.com&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191941888824510140-8629891139143033644?l=jakayakusa09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/feeds/8629891139143033644/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/2011/08/perkembangan-jejaring-sosial_30.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191941888824510140/posts/default/8629891139143033644'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191941888824510140/posts/default/8629891139143033644'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/2011/08/perkembangan-jejaring-sosial_30.html' title='Perkembangan Jejaring Sosial'/><author><name>jaka yakusa 09</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14933521891064095915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_2LdOH6yQiic/TFA3w2ouxUI/AAAAAAAAABg/pCpjEkGvfJ4/S220/Icchh+Jelekx...1293.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-NRe2kK2t-7M/Tl3Y70L1YVI/AAAAAAAAAEQ/ieEPNI7raCw/s72-c/jejaring-sosial.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191941888824510140.post-2927612339238261834</id><published>2011-08-30T23:34:00.000-07:00</published><updated>2011-08-30T23:37:17.143-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='इप्तेक फसबूक twiter'/><title type='text'>Perkembangan Jejaring Sosial</title><content type='html'>Jejaring sosial muncul atas dasar ide untuk menghubungkan orang-orang dari seluruh belahan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehadiran jejaring sosial diawali dengan munculnya Sixdegrees.com pada tahun 1997  sebagai situs jejaring sosial pertama di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 1999 dan 2000 muncul situs jejaring sosial bernama lunarstorm, live journal, dan cyword sengan sistem informasi searah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, pada tahun 2010 munculah Friendster, situs jejaring sosial yang sangat populer selama beberapa tahun hingga akhirnya terlindas oleh kemunculan Facebook. Frienster sendiri awalnya ditujukan sebagai tempat untuk mencari jodoh secara online. Akan tetapi pengguna jejaring sosial yang sekarang dimiliki oleh perusahaan asal Malaysia itu lebih meminatinya sebagai situs untuk saling berkenalan dengan pengguna lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2003 bermunculan situs jejaring sosial lain dengan beragam kategori seperti Flikr (berbagi foto), Youtube (berbagi video), dan MySpace (banyak digunakan sebagai jejaring sosial musik). Selain Friendster, MySpace merupakan jejaring sosial populer pada saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada Tahun 2006, kehadiran facebook menggeser posisi jejaring sosial yang ada pada saat itu. Facebook yang diluncurkan pada 2004 itu saat ini telah memiliki lebih dari 750 juta pengguna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2009, muncul jejaring sosial Twitter yang saat ini juga merupakan salah satu jejaring sosial populer. Pengguna Twitter (tweep) dibatasi dalam berkicau (tweet) maksimal 140 karakter. Namun justru pembatasan ini yang membuat Twitter menjadi jejaring sosial micro blogging pupuler. Karena terbatas, jadi orang hanya menuliskan kata-kata yang penting saja, dan tidak lebay seperti kebanyakan status di Facebook.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru-baru ini saham jejaring sosial MySpace dibeli oleh penyanyi Justin Timberlake yang kabarnya sebagai pemilik saham terbesar. Dengan menguasai sebagian saham MySpace, Justin bertekat untuk menjadikan MySpace sebagai jejaring sosial musik yang pupuler.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2011 ini muncul lagi jejaring sosial baru bernama Google+ (dibaca Google plus) yang dibuat oleh perusahaan internet raksasa, Google. Jejaring sosial ini sepertinya sengaja dibuat untuk menyaingi situs milik Mark Zukerberg, Facebook. Dengan tampilan dan fitur yang sangat mirip facebook, Google+ disebut-sebut akan menjadi jejaring sosial populer. Mungkinkah bisa mengalahkan Facebook?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelebihan Google+ adalah memiliki fitur dan sistem yang dimiliki oleh facebook dan twitter, bisa dibilang penggabungan dari dua jejaring sosial tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: http://www.tahukahkamu.com&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191941888824510140-2927612339238261834?l=jakayakusa09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/feeds/2927612339238261834/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/2011/08/perkembangan-jejaring-sosial.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191941888824510140/posts/default/2927612339238261834'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191941888824510140/posts/default/2927612339238261834'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/2011/08/perkembangan-jejaring-sosial.html' title='Perkembangan Jejaring Sosial'/><author><name>jaka yakusa 09</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14933521891064095915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_2LdOH6yQiic/TFA3w2ouxUI/AAAAAAAAABg/pCpjEkGvfJ4/S220/Icchh+Jelekx...1293.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191941888824510140.post-2875251599314393408</id><published>2011-08-16T13:37:00.000-07:00</published><updated>2011-08-16T13:41:13.300-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='politik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='indonesia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='korupsi'/><title type='text'>Catatan hut NKRI 66 thn "Negri kaya Yang Termiskinkan"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-4Gbm96QVWoc/Tkpo0hh2gxI/AAAAAAAAAEI/Jt45UKfN2Pw/s1600/8505-berita_orang-miskin.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 241px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-4Gbm96QVWoc/Tkpo0hh2gxI/AAAAAAAAAEI/Jt45UKfN2Pw/s400/8505-berita_orang-miskin.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5641436734797808402" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sering saya berfikir dimanakah negarah yang terkaya di dunia ini,jika pertanyaan tersebut saya lontarkan kepada pembaca  saya yakini akan hadir bermacam opini.Pasti ada yang berfikir AMERICA karena kekuatan politiknya sehingga negara super power ini memiliki kekuatan dalam hal kebijakan politik international,atau arab saudi  Dimana di negri 1001 malam itu, dalam hamparan padang pasirnya yang tandus terdapat beribu-ribu barel minyak mentah.ataukah jepang  negara yang menjadi kiblat kemajuan teknologi.&lt;br /&gt;Tapi  dalam pikiran  saya.saya  berfikir indonesia ,negri yang kupijak adalah negri terkaya.Opini ini beralasanan &amp;  memiliki argumentasi  sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.	Di ujung  timur negri ini tepatnya di papua nugini,daerah yang didalamnya terdapat kandungan emas dengan kualitas terbaik di dunia ,akan tetapi sangat di sayangkan  bukan kita putra negri ini yang merasakan nikmatnya ,melainkan PT.FREPORT perusaan amerika.Menurut data yang saya temukan di googel  PT.FREPORT menggarap emas yang jika di hitung mulai dari tambang itu didirikan hingga kini telah menghasilkan  7,3 juta ons tembaga dan 724,7 juta ons emas.Tak dapat saya bayangkan begitu besar kekayaan negri papua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaannya sekarang siapa yang mengelolahnya ? jawabanya sudah jelas bukan indonesia melainkan amerika .Dengan pembagian keuntungan  10% untuk pemilik lahan (tanah)  99% untuk amerika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan menurut penilitian baru - baru ini bahwa ,ketika emas dan tembaga semakin menipis tepatnya di kedalaman 400 m ditemukan mineral yang lebih mahal dari emas dan tembaga yaitu uranium.Bahan baku utama pembuat bahan bakar nuklir.Siapa yang diuntungkan ,jawabanya juga pasti bukan rakyat indonesia melainkan birokrasi ,pejabat,politikus busuk yang lupa bahwa kekayaan negri ini bukan hanya milik segelintir orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.	Masih ingat kah kita dengan cadangan gas alam terbesar di blok natuna,taukah kita kandungan gas disana ? 202 triliun kubik di blok natuna D alpha dan masih banyak blok-blok tambang lainya seperti blok cepu,akan tetapi lagi-lagi bukan putra negri ini yang mengelolahnya melainkan EXXON MOBIL.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.	Indonesia di kenal dengan julukan paru-paru dunia ,apa alasanya?ya karena indonesia memiliki hutan tropis dengan luas 39.549.447 hektar dengan keanekaragaman flora dan fauna di dalamnya , akan tetapi hanya pembalak liar dan cukong-cukong rakus yang menikmati kekayaan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.	Lain di hutan lain pula di lautan ,indonesia sebagai negara kepulauan yang wilayahnya di dominasi oleh lautan yang memiliki beranekaragam jenis ikan di dalamnya tapi hal yang mengherankan saya secara pribadi ,kok harga ikan terus melonjak naik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.	Hasil bumi inidonesia sejak jaman dahulu selalu menarik minat para kaum penjajah,indonesia memiliki tanah yang subur ,tapi anehnya nasip para petani selalu termarjinalkan harga sayuran dan harga hasil bumi kita mahal,apa penyebabnya…mungkin pembaca sudah bisa menerkanya!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.	Negara seperti singapura bisa menjadi negara besar dan mandiri walaupun hanya memiliki wilayah dan hasil bumi yang  minim,singapura besar di akibatkan potensi pariwisatanya yang di kelolah dengan baik  , bagaimana dengan indonesia yang di tiap sudut pulau dan daerahnya memiliki kekayaan di bidang pariwisata &amp; budaya tapi kok tidak tergarap dengan baik,indonesia baru kelabakan jika budaya dan potensi bangsanya di curi bangsa lain,kadang hal ini mencerminkan tidak tanggapnya bangsa ini  memandang potensinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.	Dengan jumlah penduuk terpadat ke 4 di dunia,suatu hal yang tidak mungkin di negri yang besar ini tidak dapat melahirkan sumberdaya manusia yang berbobot dalam segi ilmu,apa lagi di tiap tahunnya indonesia melahirkan jutaan sarjana baru di tiap universitas ataupun sekolah tinggi yang tersebar di negri ini,akan tetapi kemanakah sdm cerdas indonesia,jawabanya mereka lebih memilih untuk hijrah ke negri yang lain yang bisa menghargai potensi yang mereka miliki.Pemerintah Indonesia lambat untuk menyelamatkan sdm-sdm yang bermutu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Tak  salah bukan jika saya katakan jika negri ini kaya tetapi dipaksakan di miskinkan , negri yang merdeka.Tetapi kemerdekaan tersebut semu ,kemerdekaan negri ini hanya dinikmati 30% penghuninya ,kemerdekaan ini hanya dinikmati para birokrat,para pejabat,para antek-antek kapitalis para koruptor.kita sebagai rakyat hanya di cekoki bualan – bualan kekayaan yang semu .Kesejahteraan yang hanya di jualan sebagai jargon-jargon pemilu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir kata saya ingin berterimakasih kepada EXXON mobil oil , FREPORT , SHELL , PETRONAS , serta kepada para pejabat yang menjual kekayan negri ini untuk kepentingan asing,kepada birokrat yang hingga detik ini masih berONANI dengan kekuasaan,kepada para koruptor, yang telah sukses memiskinkan negri yang kaya ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekayaan negri ini milik kita sebagai rakyat,yang di amanhkan kepada pemerintah untuk mengelolahnya segaimana termuat di pasal 33 UUD 1945 “ (3) Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat “nah jika terjadi ketimpangan dalam pengelolahanya apakah kita hanya ingin diam atau  bangkit tuk bertindak,mari kita rebut kembali kemerdekaan ini dari pembodohan yang terjadi di negri ini.yakinlah rakyat bersatu ,tak bisa di kalahkan…… &lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191941888824510140-2875251599314393408?l=jakayakusa09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/feeds/2875251599314393408/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/2011/08/catatan-hut-nkri-66-thn-negri-kaya-yang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191941888824510140/posts/default/2875251599314393408'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191941888824510140/posts/default/2875251599314393408'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/2011/08/catatan-hut-nkri-66-thn-negri-kaya-yang.html' title='Catatan hut NKRI 66 thn &quot;Negri kaya Yang Termiskinkan&quot;'/><author><name>jaka yakusa 09</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14933521891064095915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_2LdOH6yQiic/TFA3w2ouxUI/AAAAAAAAABg/pCpjEkGvfJ4/S220/Icchh+Jelekx...1293.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-4Gbm96QVWoc/Tkpo0hh2gxI/AAAAAAAAAEI/Jt45UKfN2Pw/s72-c/8505-berita_orang-miskin.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191941888824510140.post-3790781265433006425</id><published>2011-08-16T05:30:00.000-07:00</published><updated>2011-09-24T05:09:20.643-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='politik'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-4Gbm96QVWoc/Tkpo0hh2gxI/AAAAAAAAAEI/Jt45UKfN2Pw/s1600/8505-berita_orang-miskin.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 241px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-4Gbm96QVWoc/Tkpo0hh2gxI/AAAAAAAAAEI/Jt45UKfN2Pw/s400/8505-berita_orang-miskin.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5641436734797808402" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sering saya berfikir dimanakah negarah yang terkaya di dunia ini,jika pertanyaan tersebut saya lontarkan kepada pembaca  saya yakini akan hadir bermacam opini.Pasti ada yang berfikir AMERICA karena kekuatan politiknya sehingga negara super power ini memiliki kekuatan dalam hal kebijakan politik international,atau arab saudi  Dimana di negri 1001 malam itu, dalam hamparan padang pasirnya yang tandus terdapat beribu-ribu barel minyak mentah.ataukah jepang  negara yang menjadi kiblat kemajuan teknologi.&lt;br /&gt;Tapi  dalam pikiran  saya.saya  berfikir indonesia ,negri yang kupijak adalah negri terkaya.Opini ini beralasanan &amp;  memiliki argumentasi  sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Di ujung  timur negri ini tepatnya di papua nugini,daerah yang didalamnya terdapat kandungan emas dengan kualitas terbaik di dunia ,akan tetapi sangat di sayangkan  bukan kita putra negri ini yang merasakan nikmatnya ,melainkan PT.FREPORT perusaan amerika.Menurut data yang saya temukan di googel  PT.FREPORT menggarap emas yang jika di hitung mulai dari tambang itu didirikan hingga kini telah menghasilkan  7,3 juta ons tembaga dan 724,7 juta ons emas.Tak dapat saya bayangkan begitu besar kekayaan negri papua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaannya sekarang siapa yang mengelolahnya ? jawabanya sudah jelas bukan indonesia melainkan amerika .Dengan pembagian keuntungan  10% untuk pemilik lahan (tanah)  99% untuk amerika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan menurut penilitian baru - baru ini bahwa ,ketika emas dan tembaga semakin menipis tepatnya di kedalaman 400 m ditemukan mineral yang lebih mahal dari emas dan tembaga yaitu uranium.Bahan baku utama pembuat bahan bakar nuklir.Siapa yang diuntungkan ,jawabanya juga pasti bukan rakyat indonesia melainkan birokrasi ,pejabat,politikus busuk yang lupa bahwa kekayaan negri ini bukan hanya milik segelintir orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Masih ingat kah kita dengan cadangan gas alam terbesar di blok natuna,taukah kita kandungan gas disana ? 202 triliun kubik di blok natuna D alpha dan masih banyak blok-blok tambang lainya seperti blok cepu,akan tetapi lagi-lagi bukan putra negri ini yang mengelolahnya melainkan EXXON MOBIL.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Indonesia di kenal dengan julukan paru-paru dunia ,apa alasanya?ya karena indonesia memiliki hutan tropis dengan luas 39.549.447 hektar dengan keanekaragaman flora dan fauna di dalamnya , akan tetapi hanya pembalak liar dan cukong-cukong rakus yang menikmati kekayaan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Lain di hutan lain pula di lautan ,indonesia sebagai negara kepulauan yang wilayahnya di dominasi oleh lautan yang memiliki beranekaragam jenis ikan di dalamnya tapi hal yang mengherankan saya secara pribadi ,kok harga ikan terus melonjak naik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Hasil bumi inidonesia sejak jaman dahulu selalu menarik minat para kaum penjajah,indonesia memiliki tanah yang subur ,tapi anehnya nasip para petani selalu termarjinalkan harga sayuran dan harga hasil bumi kita mahal,apa penyebabnya…mungkin pembaca sudah bisa menerkanya!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Negara seperti singapura bisa menjadi negara besar dan mandiri walaupun hanya memiliki wilayah dan hasil bumi yang  minim,singapura besar di akibatkan potensi pariwisatanya yang di kelolah dengan baik  , bagaimana dengan indonesia yang di tiap sudut pulau dan daerahnya memiliki kekayaan di bidang pariwisata &amp; budaya tapi kok tidak tergarap dengan baik,indonesia baru kelabakan jika budaya dan potensi bangsanya di curi bangsa lain,kadang hal ini mencerminkan tidak tanggapnya bangsa ini  memandang potensinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Dengan jumlah penduuk terpadat ke 4 di dunia,suatu hal yang tidak mungkin di negri yang besar ini tidak dapat melahirkan sumberdaya manusia yang berbobot dalam segi ilmu,apa lagi di tiap tahunnya indonesia melahirkan jutaan sarjana baru di tiap universitas ataupun sekolah tinggi yang tersebar di negri ini,akan tetapi kemanakah sdm cerdas indonesia,jawabanya mereka lebih memilih untuk hijrah ke negri yang lain yang bisa menghargai potensi yang mereka miliki.Pemerintah Indonesia lambat untuk menyelamatkan sdm-sdm yang bermutu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Tak  salah bukan jika saya katakan jika negri ini kaya tetapi dipaksakan di miskinkan , negri yang merdeka.Tetapi kemerdekaan tersebut semu ,kemerdekaan negri ini hanya dinikmati 30% penghuninya ,kemerdekaan ini hanya dinikmati para birokrat,para pejabat,para antek-antek kapitalis para koruptor.kita sebagai rakyat hanya di cekoki bualan – bualan kekayaan yang semu .Kesejahteraan yang hanya di jualan sebagai jargon-jargon pemilu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir kata saya ingin berterimakasih kepada EXXON mobil oil , FREPORT , SHELL , PETRONAS , serta kepada para pejabat yang menjual kekayan negri ini untuk kepentingan asing,kepada birokrat yang hingga detik ini masih berONANI dengan kekuasaan,kepada para koruptor, yang telah sukses memiskinkan negri yang kaya ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekayaan negri ini milik kita sebagai rakyat,yang di amanhkan kepada pemerintah untuk mengelolahnya segaimana termuat di pasal 33 UUD 1945 “ (3) Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat “nah jika terjadi ketimpangan dalam pengelolahanya apakah kita hanya ingin diam atau  bangkit tuk bertindak,mari kita rebut kembali kemerdekaan ini dari pembodohan yang terjadi di negri ini.yakinlah rakyat bersatu ,tak bisa di kalahkan……&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191941888824510140-3790781265433006425?l=jakayakusa09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/feeds/3790781265433006425/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/2011/08/sering-saya-berfikir-dimanakah-negarah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191941888824510140/posts/default/3790781265433006425'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191941888824510140/posts/default/3790781265433006425'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/2011/08/sering-saya-berfikir-dimanakah-negarah.html' title=''/><author><name>jaka yakusa 09</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14933521891064095915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_2LdOH6yQiic/TFA3w2ouxUI/AAAAAAAAABg/pCpjEkGvfJ4/S220/Icchh+Jelekx...1293.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-4Gbm96QVWoc/Tkpo0hh2gxI/AAAAAAAAAEI/Jt45UKfN2Pw/s72-c/8505-berita_orang-miskin.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191941888824510140.post-6655383595503682647</id><published>2011-07-22T06:21:00.001-07:00</published><updated>2011-07-22T06:36:10.085-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nazaruddin.'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='politik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sby'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='korupsi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='reformasi'/><title type='text'>Hukuman mati tuk koruptor</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-8yfDUjCX8Bs/Til7w_94bVI/AAAAAAAAAEA/1fkq0KTVYBg/s1600/images.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 116px; height: 87px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-8yfDUjCX8Bs/Til7w_94bVI/AAAAAAAAAEA/1fkq0KTVYBg/s400/images.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5632168890738437458" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Terasa miris melihat penegakan hukum di negri ini,apa lagi jika kita membicarakan penegakan hukum terhadap para pelaku korupsi.Tidak dapat kita pungkiri reformasi berawal dari jengahnya masyarakat akan tingkah pola para pemimpin bangsa saat itu,yang lebih cenderung beronani dengan kekuasaan.Di mana kekuasaan di anggap suatu alat yang di pergunakan untuk memenuhi birahi ketamakan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reformasi yang didegungkan di era ORBA,seakan menjadi iming-iming tentang pembaharuan tuk negri ini.Akan tetapi hingga saat ini hal itu hanya sebagai keindahan semu,yang mulai terlupakan.Rezim sby yang memproklamirkan diri sebagai rezim anti korupsi tak dapat menghindari  godaan beronani terhadap kekuasaan tersebut.Hal ini di buktikan belum tertangkapnya Nasaruddin yang notabene adalah salah satu kader partai yang membawa  sby  tampil sebagai pimpianan NKRI,nasarudinpun berkicau menyebut beberapa nama elit partai tersebut.,apa hasilnya?mungkin waktu yang bias menjawabnya !!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam catatan Indonesia Corruption Watch (ICW), dari 98 daftar red notice yang dikeluarkan, 26 berasal dari tindak pidana korupsi. Daftar buronan KPK, antara lain M Nazaruddin, mantan Bendahara Umum Partai Demokrat yang tersangkut kasus korupsi Wisma Atlet dan Nunun Nurbaety, istri mantan Wakapolri yang diduga sebagai perantara suap kasus cek pelawat kepada anggota DPR, merupakan nama terakhir yang masuk daftar red notice Interpol sebagai DPO yang diburu polisi di 188 negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penangkapan David Nusa Widjaya, terpidana kasus korupsi BLBI Bank Servitia, menjadi salah satu contoh keberhasilan kerja sama dengan Interpol. David Nusa ditangkap kepolisian Amerika Serikat (AS) tahun 2006 ketika melarikan diri ke negara itu dan selanjutnya dibawa ke Indonesia  untuk menjalani proses hukuman selama delapan tahun di penjara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upaya memburu penjahat dan koruptor ke luar negeri sungguh bukan pekerjaan mudah. Dalam kasus korupsi, selama 10 tahun terakhir ICW mencatat sedikitnya 45 koruptor diduga melarikan diri ke luar negeri.&lt;br /&gt;Selain M Nazaruddin dan Nunun Nurbaety yang menghebohkan, para koruptor yang kabur antara lain Djoko S Tjandra, terpidana korupsi kasus korupsi cessie Bank Bali senilai Rp 546 miliar. Lalu, Samadikun Hartono, koruptor kasus BLBI di Bank Modern yang merugikan negara Rp 80 miliar. Terpidana yang lain adalah Bambang Sutrisno, yang divonis seumur hidup berkait kasus BLBI Bank Surya, yang merugikan negara sekitar Rp1,5 triliun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga Andrian Kiki Ariawan, terpidana kasus BLBI Bank Surya&lt;br /&gt;Rp1,5 triliun, divonis seumur hidup dan diduga kini berada di Australia. Terpidana lain adalah Sudjiono Timan, terpidana kasus korupsi di BPUI yang merugikan negara 126 juta dolar AS dan Eddy Tansil, berkait kasus ekspor fiktif senilai Rp 1,3 triliun.&lt;br /&gt;Di antara sejumlah koruptor yang melarikan diri ke luar negeri, hanya David Nusa Widjaya yang tertangkap. Hendra Raharja, terpidana seumur hidup BLBI Bank Modern, bahkan meninggal dunia di pelarian di Australia. Selebihnya belum tertangkap dan bahkan masih leluasa menjalankan usaha dari luar negeri. Tim Pemburu Koruptor di luar negeri yang dibentuk pemerintah juga hanya berhasil menangkap seorang buronan dari 13 orang yang ditargetkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu faktor betapa sulit menangkap koruptor di luar negeri adalah ketiadaan perjanjian ekstradisi antara Indonesia dan negara-negara tempat koruptor bersembunyi. Misalnya, dengan Singapura. Dari 45 koruptor yang masih dan buron tercatat 20 orang memilih kabur ke Singapura. Negara tetangga itu mereka pilih selain karena faktor geografis, juga karena alasan perjanjian ekstradisi antara Indonesia dan Singapura belum disahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau boleh saya berkomentar ada beberapa tindakan yang seharusnya pemerintah lakukan,selain bekerja sama dengan Interpol untuk memburu para pelaku korupsi ini,antara lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Kadang kala pemerintah lambat untuk  mengambil  tindakan terhadap koruptor .pemerintah terkesan baru kalang kabut  ketika sang anjing koruptor itu telah lari.Setidaknya dilakukan tindakan pencekalan terhadap pelaku ketika tersangka dicurigai,diperlukan upaya pencegahan sejak proses penyelidikan ,peyidikan,hingga pelaksanaan putusan pengadilan.Pencopotan paspor mesti dilakukan apabila terdengar  pelaku telah kabur keluar negri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Laksanakan penyitaan dan penelusuran harta kekayaan Pelaku,serta lakukan pemblokiran rekening.Untuk menghindari dibawa larinya  kekayaan hasil korupsi keluar negri  serta menghindari  di alihkanya harta kekayaan kepada pihak ke 3 untuk menghilangkan jejak kekayaan.Agar dana dapat terselamatkan,dan dapat dilakukan pernyitaan kekayaan untuk mengganti kekayaan yang telah dik korupsi .biarkan koruptor lari ,dana tetap selamat.Agar sang koruptor jadi fakir miskin di negri rantaunnya :D.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Lakukan koordinasi yang lebih baik antara penegak hokum dengan bagian imigrasi,agar tak ada kesan di masyarakat bahwa sering kali koruptor  kabur terlebih dahulu ,baru di ajukan pencekalan ke imigrasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Tindak tegas pelaku yang terbukti melakukan korupsi,jika perlu beri HUKUMAN MATI  ( hal ini sementara di godok di ruu tipikor ) atau hukuman seumur hidup,agar terjadi efek jera terhadap pelaku .Bukankah Indonesia masih memberlakukan hukuman tersebut.&lt;br /&gt;Andaikan para penegakan hukum dapat , bersikap lebih tegasa tanpa tebang pilih serta dapat  melakukan koordinasi baik kepada segenap elemen bangsa yakin dan percaya pemberantasan korupsi bukanlah hal yang mustahil di negri ini. &lt;br /&gt;Hidup rakyat .. Hidup rakyat…...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191941888824510140-6655383595503682647?l=jakayakusa09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/feeds/6655383595503682647/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/2011/07/hukuman-mati-tuk-koruptor.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191941888824510140/posts/default/6655383595503682647'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191941888824510140/posts/default/6655383595503682647'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/2011/07/hukuman-mati-tuk-koruptor.html' title='Hukuman mati tuk koruptor'/><author><name>jaka yakusa 09</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14933521891064095915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_2LdOH6yQiic/TFA3w2ouxUI/AAAAAAAAABg/pCpjEkGvfJ4/S220/Icchh+Jelekx...1293.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-8yfDUjCX8Bs/Til7w_94bVI/AAAAAAAAAEA/1fkq0KTVYBg/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191941888824510140.post-7312975046591802210</id><published>2011-06-01T08:37:00.000-07:00</published><updated>2011-06-01T08:59:28.039-07:00</updated><title type='text'>CURHATAN SBY</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-8hfMyYt6jaw/TeZhUa5ilUI/AAAAAAAAADk/NiEwve7J2Ls/s1600/sby.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 215px; height: 235px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-8hfMyYt6jaw/TeZhUa5ilUI/AAAAAAAAADk/NiEwve7J2Ls/s400/sby.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5613280989009843522" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Semakin aneh saja pemimpin kita yang satu ini,Tak ada hujan tak ada badai selalu saja melemparkan opini seakan – akan dirinya selalu terzolimi.&lt;br /&gt;Andaikan seorang pemimpin tak tahan kritik,suka untuk berkeluh kesah masih ,kah kita mengatakan beliau sebagai pemimpin.Biarkan rakyat yang menjawabnya,klo saya boleh sedikit berkomentar Pemimpin Berkeluh kesah sih wajar-wajar saja.Tetapi jika keseringan kasian rakyat kecil kemana mereka mau mencurahkan kata hatinya ketika pemimpinya sendiri hoby untuk curhat.&lt;br /&gt;Di bawah ini saya tampilkan kumpulan curhat pemimpin kita,yang sesekali diiringi tetesan air mata :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Curhat SBY 21 Januari 2011&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;“Hingga tahun keenam atau ketujuh, gaji Presiden belum naik,” kata Presiden yang disambut tawa peserta Rapat Pimpinan TNI dan Polri di Balai Samudera, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (21/1).&lt;br /&gt;TEMPO Interaktif&lt;br /&gt;Lagi, SBY Curhat di Depan Menteri&lt;br /&gt;Presiden mengatakan, banyak kritikan yang gencar dilancarkan, baik terhadap pribadi Presiden, pemerintah, maupun kabinet. “Saya berharap, mari kita sikapi semua secara wajar. Inilah realitas politik,” ujar Presiden di hadapan para menteri.&lt;br /&gt;Kompas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SBY Curhat ttg Politik Adu Domba Pansus Century&lt;br /&gt;http://www.youtube.com/watch?v=j-I5ST9Q1L4&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Merasa Terancam Lagi Presiden Curhat Lagi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;“Saya mendapat laporan tadi malam (kemarin) dari jajaran pengamanan, ada di antara anak bangsa yang punya niat tidak baik yang sekarang ada di sekitar Ciwidey,” kata Presiden.&lt;br /&gt;Media Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Presiden: Politik Kita Teraduk-aduk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;“Mungkin ada yang bertanya pemilu 2009 baru selesai kemarin, pemilu 2014 sebenarnya masih jauh, tapi kenapa politik kita teraduk aduk. Ada apa sebenarnya?” kata Presiden saat memberikan pengarahan dalam acara buka puasa bersama Majelis Dzikir SBY Nurussalam di kediaman pribadi Presiden di Puri Cikeas, Bogor, Selasa (7/9/2010) malam.&lt;br /&gt;Kompas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SBY Cur¬hat SMS&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;Jakarta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, akhirnya angkat suara soal beredarnya pesan singkat mengatas namakan eks Bendahara Umum Partai Demokrat, M Nazaruddin yang memojokkan dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Dewan Penasihat Partai Demokrat itu pun Curhat dan menegaskan isi SMS sebagai perbuatan tidak beradab dan berita bohong. Kepala Negara juga menilai pihak yang melakukan penyebaran finah tersebut sebagai sosok pengecut yang tidak bertanggung jawab terhadap apa yang dikatakan, karena tidak menampakkan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mudah-mudahan apa yang saya sampaikan mewakili mereka semua yang selama ini jadi ajang fitnah dari mereka yang menurut saya kurang beradab, 1.000% tidak mengandung kebenaran,” kata Presiden Yudhoyono, di Lanud Halim Perdanakusuma sebelum bertolak menuju Pontianak, Senin (30/5).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Presiden menilai teknologi informasi yang bisa dengan cepat menyebarluaskan informasi seperti SMS, Twitter, website, BlackBerry dan semua jenis media online bi¬sa me¬ning-katkan dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Namun, kata Kepala Negara, kenyataannya teknologi informasi tersebut juga digunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menyebarluaskan fitnah serta melakukan pembunuhan karakter, dan sebagai media untuk mencaci maki.&lt;br /&gt; Diambil dari berbagai sumber.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semoga karakter pemimpin kita saat ini bisa lebih disikapi dengan bijak,agar terjadi pendewasaan tuk tatanan negri kedepanya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191941888824510140-7312975046591802210?l=jakayakusa09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/feeds/7312975046591802210/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/2011/06/curhatan-sby.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191941888824510140/posts/default/7312975046591802210'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191941888824510140/posts/default/7312975046591802210'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/2011/06/curhatan-sby.html' title='CURHATAN SBY'/><author><name>jaka yakusa 09</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14933521891064095915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_2LdOH6yQiic/TFA3w2ouxUI/AAAAAAAAABg/pCpjEkGvfJ4/S220/Icchh+Jelekx...1293.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-8hfMyYt6jaw/TeZhUa5ilUI/AAAAAAAAADk/NiEwve7J2Ls/s72-c/sby.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191941888824510140.post-8390693328687968875</id><published>2011-05-25T06:19:00.000-07:00</published><updated>2011-05-25T06:27:34.560-07:00</updated><title type='text'>wasiat tuk putri,ku</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-BWukkgDAnr4/Td0DYsrV9dI/AAAAAAAAADc/9UzxPilQXnA/s1600/Foto2785.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-BWukkgDAnr4/Td0DYsrV9dI/AAAAAAAAADc/9UzxPilQXnA/s400/Foto2785.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5610644433618204114" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tgl 26 bulan april  babakan baru dalam rekonstruksi kedewasan saya secara pribadi,lahirnya generasi baru dari rahim istriku yang tercinta menjadi awalan baru dalam memandang &amp; menapaki kehidupan.Lahirnya kau anakku menjadi satu tanggung jawab baru dalam menyongsong  masa depan bukan hanya,tanggung jawab tuk mencari nafkah saja.Tapi secara moril ada satu tanggung jawab yang lebih besar yaitu bagaiman mendidik serta menyiapkan kau sebagai suatu generasi yang memiliki kemampuan tuk dapat menjadi lokomotif masa depan yang lebih baik serta menjadi generasi pembaharu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Queena  Alkayla samudra  "kusandangkan nama bagimu,Besar harapan kami ayah &amp;  Ibumu dalam Membesarkan kau Putriku,Kelak kuyakini kau akan ada di barisan depan tuk memimpin pergerakan negri ini,Menjadi pemimpin.Kata itu mungkin aneh bagimu putriku apalagi stikma yang terciptakan di negri ini bahwa wanita tak memiliki hak tuk memimpin karena wanita ada tuk melayani KAMI, “PRIA”ras yang tercipta dengan keegoisanya.Tapi kuyakini kau tak akan seperti itu.yang hanya menjadi pelengkap akan rentetan sejarah yang di tuliskan oleh Pria.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau lahir dalam rentetan masa yang keras  dan kejam karena itu,besar harapanku kau anaku terlahir sebagai insan pembaharu yang kan membawa perubahan besar anaku,berdiri tegak di jalanan meneriakan suara-suara  perubahan tuk negri ini.Menjadi Ratu adil tuk negri yang menyimpang ini.Tak akan kubiarkan kau larut dalam zaman yang busuk dan bodoh ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anaku janganlah kau lemah dalam menghadapai kehidupan ini,janganlah kau mudah  tuk di bodohi oleh retorika para kaum tersempurnakan yaitu pria,berhijablah tuk melindungi dirimu.Berjilbablah bukan tuk membungkus tubuhmu,tapi gunakan tuk menutup auratmu.Janganlah kau larut dalam era moderinisasi yang semu ini.mandikan dirimu dalam  kajian keilmuan berdandanlah kau dengan keintelkektualan ilmu,bergosiplah kau dalam kajian forum.Temukan jodohmu dalam jalan ilahi,janganlah berzinah apapun  konsep yang terjadi .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak henti-hentinya syukur kupanjatkan kepada ilahi akan kehadiranmu anaku,Kau lahir atas ketidak mampuan kami tuk menghadapi rayuan zaman yang  selalu  menjerat tiap manusia tuk terpuruk dalam kehinaan,Tapi kehinaan itu kan menjadi kemuliaan ketika manusia menghadapinya dlm kebijaksanaan.Kau anaku,jadilah apa yang kau inginkan asal jaganlah kau terkukung akan kehinaanmu dlam lindungan kaum pria yang kadang hanya ingin memperbudak kaumMu.Yakinilah kau memiliki kemerdekaan individumu tuk menjadi apa &amp; bagaimana kau sesuai keinginanamu.Tak akan ada makhluk dibumi ini yang berhak merampas kemerdekaanmu termaksud kami,karena kami yakin Kau  bukan anak-anak  kami,kau anak-anak tuhan yang hanya dititipkan kepada kami tuk membimbing kau tuk menjadi seperti apa yang kau mau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada KAU TUHANku,yang kadang ku selalu  kudustakan akan tingkah dan sikap kerasku sebagai makhluk lemah.Tak ada nikmat,MU  yang kudustakan kali ini.Trimakasih atas anugrah yang kau titipkan,kujaga amanahMU dlm retetan masaku ini hingga ku kan bertemu KAU di Dunia yang KAU janjikan,Insya Allah…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191941888824510140-8390693328687968875?l=jakayakusa09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/feeds/8390693328687968875/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/2011/05/wasiat-tuk-putriku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191941888824510140/posts/default/8390693328687968875'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191941888824510140/posts/default/8390693328687968875'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/2011/05/wasiat-tuk-putriku.html' title='wasiat tuk putri,ku'/><author><name>jaka yakusa 09</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14933521891064095915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_2LdOH6yQiic/TFA3w2ouxUI/AAAAAAAAABg/pCpjEkGvfJ4/S220/Icchh+Jelekx...1293.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-BWukkgDAnr4/Td0DYsrV9dI/AAAAAAAAADc/9UzxPilQXnA/s72-c/Foto2785.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191941888824510140.post-5638524573540387539</id><published>2011-04-18T23:15:00.000-07:00</published><updated>2011-04-18T23:33:05.335-07:00</updated><title type='text'>Arung Palakka dlm bingkai Kontroversi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-XJtJL_V_eHE/Ta0q3c8Dk0I/AAAAAAAAADU/7S_DESwhtqY/s1600/RAJA%2BBONE.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 247px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-XJtJL_V_eHE/Ta0q3c8Dk0I/AAAAAAAAADU/7S_DESwhtqY/s400/RAJA%2BBONE.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5597177044040651586" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Arung Palakka adalah sosok kontroversial. Dia dianggap pemberontak oleh sejarah Indonesia yang disahkan pemerintahan Suharto, setidaknya sejarah Indonesia sampai pemerintahan SBY-JK. Karena bekerjasama dengan Belanda dalam meluluhlantakkan kerajaan Goa Tallo pada abad ke-16/17 dan mengalahkan Sultan Hasanuddin yang terlebih dahulu sudah disahkan sebagai pahlawan, cukuplah alasan untuk mencapnya sebagai pemberontak. Sampai saat ini, masyarakat yang mendiami bekas wilayah kerajaan Goa Tallo masih memandang sinis terhadap Arung Palakka, bahkan makamnya yang terdapat di Gowa kelihatan tidak terawat karena stereotif ini. Sementara, sekitar 250km dari Makassar, di wilayah Bone, Arung Palakka dipuja-puja sebagai pahlawan yang telah memerdekakan rakyat Bone dari penjajahan Goa Tallo. Namanya bahkan diabadikan dalam syair tradisional dan wajahnya dihidupkan lewat sebuah patung di Taman Bunga di Jalan Merdeka kota Bone.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencoba mengkaji beberapa tulisan di beberapa media sedikit banyak mengikis paradikma yang ada tentang sosok Arung Palakka,”PEMBERONTAKAN”yang dilakukan Oleh Arung Palakka tdk terlepas dari permasalahan Melihat penderitaan masyarakatnya, bersama-sama dengan rakyat dari kerajaan-kerajaan kecil yang menjadi bawahan kerajaan Goa waktu itu, yang dipaksa oleh raja Goa Tallo untuk bekerja membangun benteng kerajaan, timbul keinginan Arung Palakka untuk membebaskan rakyatnya suatu saat nanti. Setelah melarikan diri dan diburu oleh kerajaan Goa dan sekutunya ke berbagai tempat, Arung Palakka akhirnya melarikan diri ke Batavia. Di sanalah dia berkenalan dengan Belanda.&lt;br /&gt;Arung Palakka sadar betul bahwa dia (baca: kerajaan Bone) tidak akan bisa mengalahkan kerajaan Goa tanpa kekuatan senjata. Oleh karena itu, perjumpaannya dengan Belanda menjadi kesempatan bagi dia untuk menggunakan sebuah kekuatan yang bisa mengalahkan kerajaan Goa. Kesempatan itu berhasil. Arung Palakka dengan bantuan Belanda akhirnya bisa menaklukkan kerajaan Goa, membebaskan rakyat Bone waktu itu, bahkan menjadikan Sulawesi bagian selatan menjadi wilayah pemerintahannya. Dari sinilah masalahnya.&lt;br /&gt;Karena bekerjasama dengan Belanda, Arung Palakka kemudian dicap pemberontak. Akan tetapi, di kalangan masyarakat Bone, Arung Palakka adalah seorang pahlawan yang telah membebaskan rakyat Bone dari penjajahan Goa. Saya berfikir bahwa Arung Palakka sama dengan La Maddukelleng bagi orang Wajo. Ketika beberapa lama kerajaan Bone menjajah Wajo, La Maddukelleng tampil sebagai pahlawan yang membebaskan Wajo dari penjajahan itu dan bahkan kemudian menguasai Bone. Kita harus memahami bahwa relasi kerajaan-kerajaan di Sulawesi pada waktu itu adalah relasi atasan-bawahan, bukan hanya Bone (Bugis) - Makassar, bahkan antara Bone (Bugis) - Wajo (Bugis) pun juga seperti itu.&lt;br /&gt;Lalu apakah Arung Palakka adalah pemberontak? Kita harus melihat konteks sosial politik dimana Arung Palakka hidup untuk menjawab pertanyaan ini. Di hadapan masyarakat Bone, Arung Palakka adalah seorang pahlawan besar. Namun demikian, menurut sejarah Indonesia, sampai saat ini Arung Palakka dianggap sebagai pemberontak karena dia telah bekerjasama dengan Belanda, bahwa dia telah mengkhianati bangsa Indonesia. Pertanyaan yang kemudian muncul adalah, bangsa Indonesia yang mana? Bukankah saat itu bangsa Indonesia belum ada?Bukankah  Penyebutan Pemberontak Dan penghianat tersebut terasa terlalu picik mengigat konsep yang terjadi saat itu bukanlah berbentuk Kenegaraan dalam satu kata INDONESIA. Tujuan yang diinginkan oleh Arung Palakka ketika bekerjasama dengan Belanda waktu itu hanya satu, membebaskan rakyatnya dari penindasan dan penjajahan Goa. Apakah cita-cita ini bukan sebuah wujud dari "nasionalisme" Arung Palakka yang besar terhadap tanah airnya (baca: Bone)? Saya juga ingin mencatat, hubungan antara Belanda dan Arung Palakka sama dengan hubungan Mandar dengan Goa pada saat Arung Palakka menyerang Goa pertama kali.&lt;br /&gt;Kita bisa memahami kondisi psikososial masyarakat Goa terhadap Arung Palakka pada saat ini. Dia pasti dianggap tokoh yang paling bertanggungjawab terhadap kehancuran kerajaan Goa setelah tertangkapnya Sultan Hasanuddin. Tapi pernahkah kita juga berfikir bahwa kerajaan Bone sudah hancur lebih dahulu karena penjajahan kerajaan Goa?&lt;br /&gt;Disitulah diperlukan kearifan melihat sejarah. Kita harus menumbuhkan sikap kritis ketika kita melihat sejarah masa lalu di masa kini. Sejarah yang telah ditulis selalu memihak, ada latar belakang sosial politik yang mendasari kejadian-kejadian historis yang dituliskan. Membaca sejarah agama lebih menyedihkan lagi. Oleh karena itu, kasus Arung Palakka seharusnya kita baca berdasarkan persfektif abad 17. Apakah itu mungkin? Tentu saja ya, maka marilah kita mengakrabi sumber-sumber sejarah dari mazhab apa saja yang menceritakan tentang Arung Palakka. Kesimpulan yang Anda ambil akan sangat mempengaruhi kedewasaan Anda dalam bersejarah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191941888824510140-5638524573540387539?l=jakayakusa09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/feeds/5638524573540387539/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/2011/04/arung-palakka-dlm-bingkai-kontroversi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191941888824510140/posts/default/5638524573540387539'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191941888824510140/posts/default/5638524573540387539'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/2011/04/arung-palakka-dlm-bingkai-kontroversi.html' title='Arung Palakka dlm bingkai Kontroversi'/><author><name>jaka yakusa 09</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14933521891064095915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_2LdOH6yQiic/TFA3w2ouxUI/AAAAAAAAABg/pCpjEkGvfJ4/S220/Icchh+Jelekx...1293.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-XJtJL_V_eHE/Ta0q3c8Dk0I/AAAAAAAAADU/7S_DESwhtqY/s72-c/RAJA%2BBONE.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191941888824510140.post-9063462169954245906</id><published>2010-12-05T00:52:00.000-08:00</published><updated>2010-12-05T00:52:36.046-08:00</updated><title type='text'>Catatan Seorang Mahasiswa: Raja tanah bone</title><content type='html'>&lt;a href="http://jakayakusa09.blogspot.com/2010/12/raja-tanah-bone.html#links"&gt;Catatan Seorang Mahasiswa: Raja tanah bone&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191941888824510140-9063462169954245906?l=jakayakusa09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/2010/12/raja-tanah-bone.html#links' title='Catatan Seorang Mahasiswa: Raja tanah bone'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/feeds/9063462169954245906/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/2010/12/catatan-seorang-mahasiswa-raja-tanah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191941888824510140/posts/default/9063462169954245906'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191941888824510140/posts/default/9063462169954245906'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/2010/12/catatan-seorang-mahasiswa-raja-tanah.html' title='Catatan Seorang Mahasiswa: Raja tanah bone'/><author><name>jaka yakusa 09</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14933521891064095915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_2LdOH6yQiic/TFA3w2ouxUI/AAAAAAAAABg/pCpjEkGvfJ4/S220/Icchh+Jelekx...1293.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191941888824510140.post-2353004122934430282</id><published>2010-12-05T00:45:00.001-08:00</published><updated>2010-12-05T00:50:25.600-08:00</updated><title type='text'>Raja tanah bone</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_2LdOH6yQiic/TPtRtjan-yI/AAAAAAAAADE/kxn46bojkNQ/s1600/RAJA%2BBONE.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 247px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_2LdOH6yQiic/TPtRtjan-yI/AAAAAAAAADE/kxn46bojkNQ/s400/RAJA%2BBONE.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5547117209079773986" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Aru Palakka lahir pada tahun 1635 di desa Lamatta (Mario Riwawo, Soppeng). Ayahnya bernama La Pottobune, Aru Tana Tengnga dan Datu Lompulle. Ibunya bernama We Tenrisui, Datu Mario Riwawo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;We Tenrisui puteri Raja Bone XII, La Tenrirua Sultan Adam Matinroe Ribantaeng. Dengan demikian, Aru Palakka adalah seorang pangerang Bone menurut garis ibu, sehingga di juga berhak mewarisi takhta Kerajaan Bone.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama Aru Palakka cukup banyak, sehingga bila dirangkaikan dalam satuan baris menjadi panjang. Setiap kata nama Aru Palakka, mengandung makna yang berkaitan dengan peran perjuangan sehingga perlu dijelaskan. Nama kecilnya La Tenritata Towappatunru, artinya tak dapat dibatasi kemauannya dan orang yang menundukkan. Gelarnya sebagai Raja Palili di Soppeng “Datu Mario Riwawo”, diberikan oleh ibunya semasa dalam pengasingan di Gowa, nama panggilannya Daeng Serang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aru Palakka artinya raja di Palakka. Latenritata dinobatkan oleh Hadat Tujuh Bone menjadi raja di Palakka pada tahun 1660, seusai berkonsultasi dengan Jennang Tobala untuk melakukan perlawanan terhadap Gowa. Nama julukannya yang terkenal dikalangan masyarakat Bone ialah “ Malampee Gemmekna Petta Torisompae”, artinya yang panjang rambutnya dan raja yang disembah. Nama julukannya tersebut mencerminkan keberadaan Aru Palakka yang sangat panjang, karena selama dalam perjuangan melawan Gowa (1660-1667), dia tidak pernah memotong rambutnya, sehingga sangat panjang. Rambutnya selama itu baru dipotong setelah perjuangannya memerdekakan Bone berhasil, dan rambutnya yang dianggap bertuah itu masih disimpan sampai sekarang (dalam bak kaca) bersama-sama dengan benda-benda “arajang” Kerajaan Bone. Nama Islamnya Sultan Saaduddin. Nama anumertanya Matinroe ri Bontoala. Jadi nama lengkapnya “La tenritata Towappatunru Daeng Serang Datu Mario Riwawo Aru Palakka Malampee Gemmekna Petta Tori sompae Matinroe ri Bontoala”. Bahkan masih beberapa lagi nama gelarnya sebagai raja dari suatu kerajaan palili, misalnya: Datu Pattiro, Raja bantaeng, Datu Lamuru, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun namanya yang popular dalam sejarah ialah Aru Palakka, yang artinya Raja Di palakka. Palakka adalah kerajaan palili (kerajaan otonomi) dalam wilayah kerajaan Bone.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut tradisi Kerajaan Bone bahwa yang berhak menjadi raja di Palakka, berhak pula menjadi raja di Bone, namun tidak semua Raja Bone pernah menjadi raja di Palakka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan garis keturunan tersebut Aru Palakka adalah seorang pangerang Bone dan Soppeng, sehingga dia dipandang seorang tokoh sentral dan representative, yang dimiliki legitimasi untuk memimpin perjuangan merebut kemerdekaan Bone dan Soppeng dari Gowa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sumber : Aru Palakka Dalam Perjuangan kemerdekaan Kerajaan Bone, oleh. Drs. A. Sultan Kasim)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191941888824510140-2353004122934430282?l=jakayakusa09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/feeds/2353004122934430282/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/2010/12/raja-tanah-bone.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191941888824510140/posts/default/2353004122934430282'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191941888824510140/posts/default/2353004122934430282'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/2010/12/raja-tanah-bone.html' title='Raja tanah bone'/><author><name>jaka yakusa 09</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14933521891064095915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_2LdOH6yQiic/TFA3w2ouxUI/AAAAAAAAABg/pCpjEkGvfJ4/S220/Icchh+Jelekx...1293.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_2LdOH6yQiic/TPtRtjan-yI/AAAAAAAAADE/kxn46bojkNQ/s72-c/RAJA%2BBONE.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191941888824510140.post-2992638925910377663</id><published>2010-10-15T05:27:00.000-07:00</published><updated>2010-10-15T05:33:55.892-07:00</updated><title type='text'>JANJI KAPOLRI BARU</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_2LdOH6yQiic/TLhJvW4QNWI/AAAAAAAAAC8/8CmPNtKPJHE/s1600/images.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 224px; height: 223px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_2LdOH6yQiic/TLhJvW4QNWI/AAAAAAAAAC8/8CmPNtKPJHE/s400/images.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5528249620541486434" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Posisi kepimpinan POLRI kembali bergulir tuk berganti&amp;menjadi wacana yang sering di diskusikan bukan hanya tingkatan birokrasi tapi sudah menjadi bahan perbicaraan di masyarakat luas,SBY sebagai individu yang memiliki prioritas penuh untuk memberikan nama calon KAPOLRI. Memunculkan hanya satu nama yaitu Komjen Pol.Timur Pradopo yang secara tidak langsung hal ini dapat kita sinyalir sebagai suatu proses Aklamasi untuk pemilihan KAPOLRI.&lt;br /&gt;Setelah melalui berbagai macam test akhirnya sampailah Komjen Pol.Timur Pradopo,di gedung dewan tuk melaui serangkai uji kelayakan  di hadapan komisi III DPR yang akhirnya memunculkan 10 poin janji yang di paparkan oleh calon KAPOLRI tersebut,10 janji tersebut antara lain :&lt;br /&gt;1. Menjunjung tinggi supremasi  hukum dan menegakan hukum dan selalu bertindak sesuai hukum,memenuhi rasa keadailan dan kepastian hukum. &lt;br /&gt;2. Memastikan penuntasan penegakan perkara yang memenuhi rasa keadilan dan kepastian hokum serta di informasikan penangananya secara trasnsparan kepada masyarakat&lt;br /&gt;3. Memberikan pelayanan public yang lebih baik ,lebih mudah ,lebih cepat , lebih berkualitas ,lebih nyaman dan memuaskan bagi masyarakat.&lt;br /&gt;4.  Membangun kerja sama dengan seluruh stakeholder dalam berbagai bidang terkait tugas pokok,fungsi dan peran polri,termaksuk kerjasama dalam bidang keamanan pelayannan pengembangan sumberdaya manusia.&lt;br /&gt;5. Menjaga integritas dengan sikap tidak menyalah gunakan wewenang,traspran akuntabel dan menjunjung tinggi HAM,etika dan Moral.&lt;br /&gt;6. Menjunjung sikap kepemimpinan dan melayani dan memberdayakan bawahan &lt;br /&gt;7. Bekerja dengan senang hati, tulus,ikhlas dalam tugas dan pengabdian serta mencurahkan segenap kemampuan ,pemikiran ,waktu dan tenaga untuk keberhasilan polri.&lt;br /&gt;8. Menerapkan prinsip reward and punishment dengan memberikan penghargaan terhadap anggota yang semestinya berprestasi serta manjatuhkan sanksi tegas bagi personel yang melanggar hokum,kode etik dan disiplin polri.&lt;br /&gt;9. Menjamin keberlanjutan kebijakan program yang telah dilaksanakan pejabat KAPOLRI sebelumnya sebagai mana tertuang pada grand strategy POLRI 2004-20014 reformasi birokrasi POLRI dan akselerasi transformasi POLRI &lt;br /&gt;10. Taat asas dan berlaku adil dengan bersikap dan berprilaku sesuai etika ,prosedur dan hokum yang di landasi rasa keadilan.&lt;br /&gt;CATATAN:Disampaikan dlm uji materi kelayakan dan kepatutan di komisi III DPR Kamis 14 okto 2010&lt;br /&gt;                   (sumber data harian FAJAR 15 oktober 2010)&lt;br /&gt;Semoga saja janji yang telah dipaparkan dapat di implementasikan dalam bentuk tindakan,mengingat Korps COKLAT tersebut memegang ujung tombak tatanan hokum kita.palagi KAPOLRI saat ini telah diwarisi segudang masalah yang belum terselesaikan,jangan kita lupa kasus Tewasnya MUNIR belum menemukan titik terang,berbagai ancama teror yang diterima AKTIVIS ICW blm juga ada hasilnya,serta kasus CENTURY yang telah masuk di gedung dewan sampai sat ini blm ada kelanjutanya dan masih banyak masalah hokum lainya.Semoga Timur Pradopo dapat membawa wajah baru dan memperbaiki POLRI dan bertindak sesuai KONSEP TRIBRATA POLRI.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191941888824510140-2992638925910377663?l=jakayakusa09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/feeds/2992638925910377663/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/2010/10/janji-kapolri-baru.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191941888824510140/posts/default/2992638925910377663'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191941888824510140/posts/default/2992638925910377663'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/2010/10/janji-kapolri-baru.html' title='JANJI KAPOLRI BARU'/><author><name>jaka yakusa 09</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14933521891064095915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_2LdOH6yQiic/TFA3w2ouxUI/AAAAAAAAABg/pCpjEkGvfJ4/S220/Icchh+Jelekx...1293.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_2LdOH6yQiic/TLhJvW4QNWI/AAAAAAAAAC8/8CmPNtKPJHE/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191941888824510140.post-5944324676640656910</id><published>2010-09-23T06:38:00.000-07:00</published><updated>2010-09-23T06:43:06.123-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_2LdOH6yQiic/TJtZK3mEOlI/AAAAAAAAACw/1y3V59aQiMk/s1600/images.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 255px; height: 198px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_2LdOH6yQiic/TJtZK3mEOlI/AAAAAAAAACw/1y3V59aQiMk/s400/images.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5520103811529849426" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;AKI (nurani negri yang Buta)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panggil dia dengan nama aki,orang biasanya  memanggilnya seperti itu.pria itu berperawakan kurus dan tubuh keriput tapi di  balik itu masih terlihat jelas sosok tegap dan tangguh dalam dirinya,sebelumnya aki adalah veteran perang yang tangguh hingga kemerdekaan melupakan sosok dirinyahttp://help.blogger.com/bin/answer.py?answer=42197&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aki hidup seorang diri ,dulunya ia memiliki seorang anak gadis dan istri yang namanya sri,tapi sri 5 thn lalu meninggal kan aki karena sakit tipus dan terlambat berobat karena  birokrasi RS yang bertele-tele.Anaknya maimunah juga meninggalkanya aki sendiri ,akibat  lapar dan mencoba mengadu  nasip di negri jiran tapi teragis nasipnya berakhir di tiang gantungan karena di tuduh mencuri oleh majikanya dan lagi-lagi Negara tidak dapat berpihak kepada rakyat kecil tuk mendapatkan pembelaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang aki sendiri tapi dia tak pernah sedih setidaknya dia masih memiliki tuhan katanya,yang tak pernah melupakanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini AKI tak terlihat lagi di depan rumahnya atau mungkin lebih tepat di sebut sebagai gubuk,biasaanya dia di dipan tuanya melamun,entah apa yang selalu di pikiranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya dentuman batuk yang terdengar dari gubuk tuanya,dia memang mengidap asama menahun.sudah beberapa kali aku mencoba tuk membujuknya tuk berobat tapi enggan dia mau,tak mau punya hutang jasa alasanya.Memang aku akui dia orangnya tegar hanya aku yang simpati padanya.orang hanya mengagap dirinya sebagai sosok yang tak penting,memang ini adalah dinamika di kota di mana sisi humanis mulai terlupakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang kita lupa akan jasa dan waktunya yang telah terbuang untuk mencapai kebebasan negri ini,tak ada pamrih yang dia harapkan hingga umurnya sekarang menginjak 65 thn,tak pernah terucap kata ingin pamrih yang dia harapkan dari negri ini,yang dia mau hanya Jannah-NYA katanya,setidaknya itu yang dia ceritakan kepadaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini,pun aku tak melihat aki,suara batuknyapun tak terdengar lagi yang terlihat dari luar rumahnya ,hanya beberapa harta yang dimiliki sebuah sarung dekil dan seonggok alquran tua yang mulai tua di makan usia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siang tadi alangkah terkejutnya ketika kulihat sebuah berita tv”telah di temukan pengemis tua tanpa identitas di sekitaran jln slt.hasanudin ,korban diduga meninggal karena sakit karena di temukan obat di sekitar korban”sebut reporter tv tersebut.Aki pahlawan bangsa yang meregang nyawa demi mencari sebotol obat,pahlawan negri yang tanpa pamrih yang disebut sbg pengemis tua,sebutah itukah hati kita melihat aki merengang nyawa dalam sendirinya,hening tanpa ada yang menangisinya.Tapi ku masih bisa tersenyum untuk kematianya karena ku yakin dia telah mati dalam pelukan sang KHALIK yang tak pernah melupakanya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191941888824510140-5944324676640656910?l=jakayakusa09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/feeds/5944324676640656910/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/2010/09/aki-nurani-negri-yang-buta-panggil-dia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191941888824510140/posts/default/5944324676640656910'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191941888824510140/posts/default/5944324676640656910'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/2010/09/aki-nurani-negri-yang-buta-panggil-dia.html' title=''/><author><name>jaka yakusa 09</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14933521891064095915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_2LdOH6yQiic/TFA3w2ouxUI/AAAAAAAAABg/pCpjEkGvfJ4/S220/Icchh+Jelekx...1293.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_2LdOH6yQiic/TJtZK3mEOlI/AAAAAAAAACw/1y3V59aQiMk/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191941888824510140.post-1106204086459004072</id><published>2010-09-23T06:35:00.000-07:00</published><updated>2010-09-23T06:37:41.945-07:00</updated><title type='text'>sajak-sajak</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Reformasi Mandul&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Laju reformasi bagaikan mogok&lt;br /&gt;Bagaikan oplet tua yang tergeletak  ringkik&lt;br /&gt;Elit politik saling tuding meneriakan makian sampah…&lt;br /&gt;Saling hujat bermandikan dosa yang berdesah…&lt;br /&gt;                             Tergiang dengung reformasi&lt;br /&gt;Kala itu….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;               “hidup reformasi…hidup reformasi….&lt;br /&gt;Reformasikah  kita saat ini ataukah hanya repotnasikah kita…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika rakyat menangis...harga beras menbumbung naik tinggi….&lt;br /&gt;Puluhan jiwa merenggang nyawa,menahan ribuan sakit dalam lapar….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdebat memikirkan anggaran kantong&lt;br /&gt;Atau bercumbu dengan dusta,kah kau pemimpinku saat ini….&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Lonteq…..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;aku kenal wanita jelita namanya&lt;br /&gt;menjajakan tubuh demi sesuap nasi&lt;br /&gt;     berjalan bak peragawati&lt;br /&gt;     lirikan genit ,desahan nafas manja&lt;br /&gt;     membuat syahwat pendosa membara..&lt;br /&gt;       aku kenal wanita ,jelita namanya &lt;br /&gt;       menjadi bunga malam hidupnya&lt;br /&gt;mengumpulkan pulhan ribu…&lt;br /&gt;tuk sebotol susu tuk anaknya…&lt;br /&gt;         ini jalan hidupku ,bocah…&lt;br /&gt;         tuk jadi kupu-kupu liar&lt;br /&gt;         biarkan aku dengan dosa ini&lt;br /&gt;setidaknya kutlah jujur dengan diriku&lt;br /&gt;setidaknya aku tak bermuka dua…&lt;br /&gt;         tak seperti mereka &lt;br /&gt;         yang berwajah malaikat &lt;br /&gt;melacurkan diri demi uang&lt;br /&gt;berdusta di atas nama rakyat…&lt;br /&gt; jika ini adalah dosa apa bedanya aku dengan pemimpinmu..&lt;br /&gt;        aku kenal wanita ,jelita namanya&lt;br /&gt;                                 bercumbu dengan pejabat hidupnya&lt;br /&gt;                                 hanya demi 1 kehidupan…..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;“Aku Cukup Dengan ENGKAU Saja”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku cukup dengan KAU saja….&lt;br /&gt;Dalam nikmat zikir dan sujud jiwa…&lt;br /&gt;Aku cukup dengan KAU saja….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku cukup dengan engKAU saja ….&lt;br /&gt;Walau orang-orang itu di dalam diskotik…&lt;br /&gt;Panti-panti pijat ,hotel &amp; pelacuran….&lt;br /&gt;Aku cukup di rumahMU&lt;br /&gt;Dalam nikmat zikir dan sujud jiwa….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan lantaran takut aids dan raja singa…&lt;br /&gt;Jika kujauhi pelacuran dan sauna…&lt;br /&gt;Tapi memang cukup bagiku….&lt;br /&gt;Bahagia dalam cintaMU saja….&lt;br /&gt;                                     Aku cukup di  dekatMU,bahagia…&lt;br /&gt;                                     Dalam nikmat zikiir dan sujud jiwa…&lt;br /&gt;                                                                                                              &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                                                         Bumi-MU 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Kepada &lt;br /&gt;KAU PENCIPTA,ku&lt;br /&gt;       Di&lt;br /&gt;   Kerajaan-MU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;K&lt;br /&gt;adang rasa letih mengahantui tiap saat,bukan hanya letih karena jasad yang terkapar tapi lebih dari beban pikiran terlalu menumpuk.Masalah tak kunjung henti menerpa kadang terbersit akal bodohku tuk  berlari sejenak dari beban ini,tapi aku tau ini semua harus aku hadapi setidaknya ini dapat lebih mendewasakanku kelak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayang  masa lalu terus mengahantui ,ini karma yang akau harus kutuntaskan,aku bukanya tak memiliki sahabat yang selalu ada dan orang tua yang selalu memberiku petuah bijak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semogah ENGKAU  bisa mempermudah seluruh langkahku TUHAN,yang aku pinta bukanlah harta berlimpah ,wanita ytang elok ataukah harkat yang selalu dipandang,yang kupinta  hanyalah kemudahan dalam hidup dalam mencari reskimu,aku tak ingin kaya raya yang  kelak kan membuatku semakin melupakan-MU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sudah arungi tiap jejak percintaan tak ada yang kurasa,kefanaan dalam memcari peri bijak-MU.Yang kupinta hanyalah  kesederhanan TUHAN,kuhanya ingin wanita sholeha,berhijab sepenuhnya,sopan dalam tutur kata elok dalam perangai,bukankah itu tidak berlebihan tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Semoga KAU ridho TUHAN ,maafkan jika  permintaanku terlalau banyak .Tetapi bukankah hanya kepadaMU selayaknya aku berharap TUHAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Trimakasi sepenuhnya jika engkau dapat membalas suratku ini dalam takdir yang KAU ciptakan untuk,ku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teriring  doaku&amp;sujudku hanya untukMU……  &lt;br /&gt;                                                                                 &lt;br /&gt;                                                                                  Dari &lt;br /&gt;HAMBAMU&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191941888824510140-1106204086459004072?l=jakayakusa09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/feeds/1106204086459004072/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/2010/09/sajak-sajak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191941888824510140/posts/default/1106204086459004072'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191941888824510140/posts/default/1106204086459004072'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/2010/09/sajak-sajak.html' title='sajak-sajak'/><author><name>jaka yakusa 09</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14933521891064095915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_2LdOH6yQiic/TFA3w2ouxUI/AAAAAAAAABg/pCpjEkGvfJ4/S220/Icchh+Jelekx...1293.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191941888824510140.post-4078050563478845578</id><published>2010-08-21T06:26:00.001-07:00</published><updated>2010-08-21T06:36:11.861-07:00</updated><title type='text'>65 thn negriku</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_2LdOH6yQiic/TG_Vze0gp8I/AAAAAAAAACg/zWI2yGF28TY/s1600/images.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 166px; height: 179px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_2LdOH6yQiic/TG_Vze0gp8I/AAAAAAAAACg/zWI2yGF28TY/s400/images.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5507855949720758210" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;NAPAK TILAS  65 thn Indonesia&lt;br /&gt;3 rezim telah bergulir orde lama,orde baru,dan reformasi dan tak terasa NKRI Telah menapaki usia yang ke 65,thn ini.Angka  65 thn bukanlah  usia yang muda lagi untuk suatu Negara.Semestinya fase-fase  kedewasan telah tercapai dalam usia tersebut.&lt;br /&gt;Tapi entah kenapa Negara ini tak pernah lepas dari sisi kekanak-kanaknya.Seseorang yang telah dewasa semestinya harus siap untuk mengahadapi permasalahan&amp;dapat menyelesaikan permasalahan tersebut.Bukan malahan menghindar &amp; mencari-cari alasan, apalagi saling lempar tanggung jawab.&lt;br /&gt;Tiapa generasi selalau saja di titipi atau lebih tepat di wariskan masalah.Persoalan hukum ,politik,social,&amp;ekonomi selalu saja  jadi beban tuk generasi pemerintahan selanjutnya (“kadang saya heran melihat dinamika seperti ini yang menjadi budaya”)&lt;br /&gt;Beberapa bulan lalu kita di suguhi suatu dagelan permasalahan baru CENTURY nama kasus tersebut…..seluruh media larut dalam pengexposan,apalagi di tambah intrik-intrik &amp; tingkah para anggota dewan  yang ikut dalam penggodokan  kasus yang ternyata hingga saat ini tidak menampakan hasil sama sekali,tengelam dengan puluhan kasus baru&amp;hanya menyisakan kenangan hujan intrupsi &amp; “tutur kata yang sangat berbudaya” yang sempat  di lontarkan oleh para wakil rakyat kita di DPR.(“apakah ini hasil dari pansus yang menelan ratusan juta itu ???”) &lt;br /&gt;Teringat ketika saya membaca satu pasal dalam UUD 1945 pasal 33 ayat 3&lt;br /&gt;“Bumi dan air dan kekayaan yang terkandung di dalammya di kuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat”                                                            &lt;br /&gt;Miris rasanya saya membacanya sebagai anak negri ,hal yang berkenaan dengan isi pasal itu hingga kini tak ada implemmentasinya di dalam masyarakat.Hingga kini kita “RAKYAT”tetap jadi suatu komoditas untuk keinginan birokrasi.Hingga pajak pun dekebiri oleh oknum-oknum yang semestinya  mengatur untuk kepentingan RAKYAT.Satu nama yang mencuat GAYUS,tapi apa yang terjadi hingga kini tak ada penyelesain yang terlihat.Gayus hanya segelintir oknum yang sempat mencuat,namanya .Bagaimana dengan oknum – oknum yang lainnya (“saya rasa ada proses tebang pilih dalam penindakan hukum di negri ini”) kasus suap anggodo pun hingga kini tak ada realisasi penyelesainya…. Klu memang begitu tak salah apabila saudara kita PONG HARJATMO ,mencoret gedung DPR dengan tulisan JUJUR,ADIL,TEGAS.karena sikap ini yang kita harapkan dari legislative,eksekutif&amp;aparat penegak hukum kita..Bukanya hanya diam,tidur &amp; membolos…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA TUA USIAMU,KAKIMU TERTATIH TUK MENAPAKI SEJARAH&lt;br /&gt;TAPI MENGAPA RATUSAN MASALAH YANG KAU JALANI…..&lt;br /&gt;INIKAH FASE TUK KEDEWASSAN NEGRI INI,ATAUKAN INI ADALAH SURATAN TAKDIRMU…….&lt;br /&gt;INDONESIA MERINGKIK KAU DALAM KETUAAN,MENAPAKI SEJARAH DENGAN RIBUAN BENALU PENDOSA YANG MENGHISAP SARI PATIMU TUK SATU KATA “KETAMAKAN”…..&lt;br /&gt;HARUSKAH KAMI DIAM TUK MELIHAT KAU SEMAKIN RAPUH….&lt;br /&gt;HARUSKAH KAMI TERTUNDUK TUK MENATAPMU HANYA MEJADIKAN KAU SEBAGAI KENANGAN TUK SEJARAH INI…&lt;br /&gt;SEBAGAI BANGSA YANG TERLUPAKAN …..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                                                                                         J-KHA&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191941888824510140-4078050563478845578?l=jakayakusa09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/feeds/4078050563478845578/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/2010/08/65-thn-negriku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191941888824510140/posts/default/4078050563478845578'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191941888824510140/posts/default/4078050563478845578'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/2010/08/65-thn-negriku.html' title='65 thn negriku'/><author><name>jaka yakusa 09</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14933521891064095915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_2LdOH6yQiic/TFA3w2ouxUI/AAAAAAAAABg/pCpjEkGvfJ4/S220/Icchh+Jelekx...1293.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_2LdOH6yQiic/TG_Vze0gp8I/AAAAAAAAACg/zWI2yGF28TY/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191941888824510140.post-8815527655343333194</id><published>2010-08-06T07:13:00.000-07:00</published><updated>2010-08-06T07:14:27.066-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href='http://4.bp.blogspot.com/_2LdOH6yQiic/TFwYwRNckhI/AAAAAAAAACY/6H0tukuZty0/s1600/jk.jpg'&gt;&lt;img src='http://4.bp.blogspot.com/_2LdOH6yQiic/TFwYwRNckhI/AAAAAAAAACY/6H0tukuZty0/s400/jk.jpg' border='0' alt=''style='clear:both;float:left; margin:0px 10px 10px 0;' /&gt;&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;div style='clear:both; text-align:LEFT'&gt;&lt;a href='http://picasa.google.com/blogger/' target='ext'&gt;&lt;img src='http://photos1.blogger.com/pbp.gif' alt='Posted by Picasa' style='border: 0px none ; padding: 0px; background: transparent none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: initial; -moz-background-origin: initial; -moz-background-inline-policy: initial;' align='middle' border='0' /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191941888824510140-8815527655343333194?l=jakayakusa09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/feeds/8815527655343333194/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/2010/08/blog-post.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191941888824510140/posts/default/8815527655343333194'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191941888824510140/posts/default/8815527655343333194'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/2010/08/blog-post.html' title=''/><author><name>jaka yakusa 09</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14933521891064095915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_2LdOH6yQiic/TFA3w2ouxUI/AAAAAAAAABg/pCpjEkGvfJ4/S220/Icchh+Jelekx...1293.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_2LdOH6yQiic/TFwYwRNckhI/AAAAAAAAACY/6H0tukuZty0/s72-c/jk.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191941888824510140.post-5941272041810721770</id><published>2010-07-28T08:02:00.000-07:00</published><updated>2010-07-28T08:12:57.332-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_2LdOH6yQiic/TFBIDEA0cNI/AAAAAAAAACQ/lig-uEpp-lE/s1600/index.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 143px; height: 107px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_2LdOH6yQiic/TFBIDEA0cNI/AAAAAAAAACQ/lig-uEpp-lE/s400/index.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5498974362473361618" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biografi Soe Hok Gie ( 1942-1969) &lt;br /&gt; Soe Hok Gie adalah Orang keturunan China yang lahir pada 17 Desember 1942. Seorang putra dari pasangan Soe Lie Pit —seorang novelis— dengan Nio Hoe An. Soe Hok Gie adalah anak keempat dari lima bersaudara keluarga Soe Lie Piet alias Salam Sutrawan, Soe Hok Gie merupakan adik dari Soe Hok Djie yang juga dikenal dengan nama Arief Budiman. Sejak masih sekolah, Soe Hok Gie dan Soe Hok Djin sudah sering mengunjungi perpustakaan umum dan beberapa taman bacaan di pinggir-pinggir jalan di Jakarta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Menurut seseorang peneliti, sejak masih Sekolah Dasar (SD), Soe Hok Gie bahkan sudah membaca karya-karya sastra yang serius, seperti karya Pramoedya Ananta Toer. Mungkin karena Ayahnya juga seorang penulis, sehingga tak heran jika dia begitu dekat dengan sastra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesudah lulus SD, kakak beradik itu memilih sekolah yang berbeda, Hok Djin (Arief Budiman) memilih masuk Kanisius, sementara Soe Hok Gie memilih sekolah di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Strada di daerah Gambir. Konon, ketika duduk di bangku ini, ia mendapatkan salinan kumpulan cerpen Pramoedya: “Cerita dari Blora” .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada waktu kelas dua di sekolah menangah ini, prestasi Soe Hok Gie buruk. Bahkan ia diharuskan untuk mengulang. Tapi apa reaksi Soe Hok Gie? Ia tidak mau mengulang, ia merasa diperlakukan tidak adil. Akhirnya, ia lebih memilih pindah sekolah dari pada harus duduk lebih lama di bangku sekolah. Sebuah sekolah Kristen Protestan mengizinkan ia masuk ke kelas tiga, tanpa mengulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selepas dari SMP, ia berhasil masuk ke Sekolah Menengan Atas (SMA) Kanisius jurusan sastra. Sedang kakaknya, Hok Djin, juga melanjutkan di sekolah yang sama, tetapi lain jurusan, yakni ilmu alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama di SMA inilah minat Soe Hok Gie pada sastra makin mendalam, dan sekaligus dia mulai tertarik pada ilmu sejarah. Selain itu, kesadaran berpolitiknya mulai bangkit. Dari sinilah, awal pencatatan perjalanannya yang menarik itu; tulisan yang tajam dan penuh kritik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada hal baik yang diukurnya selama menempuh pendidikan di SMA, Soe Hok Gie dan sang kakak berhasil lulus dengan nilai tinggi. Kemuidan kakak beradik ini melanjutkan ke Universitas Indonesia. Soe Hok Gie memilih ke fakultas sastra jurusan sejarah , sedangkan Hok Djin masuk ke fakultas psikologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di masa kuliah inilah Gie menjadi aktivis kemahasiswaan. Banyak yang meyakini gerakan Gie berpengaruh besar terhadap tumbangnya Soekarno dan termasuk orang pertama yang mengritik tajam rejim Orde Baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gie sangat kecewa dengan sikap teman-teman seangkatannya yang di era demonstrasi tahun 66 mengritik dan mengutuk para pejabat pemerintah kemudian selepas mereka lulus berpihak ke sana dan lupa dengan visi dan misi perjuangan angkatan 66. Gie memang bersikap oposisif dan sulit untuk diajak kompromi dengan oposisinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu juga Gie ikut mendirikan Mapala UI. Salah satu kegiatan pentingnya adalah naik gunung. Pada saat memimpin pendakian gunung Slamet 3.442m, ia mengutip Walt Whitman dalam catatan hariannya, “Now I see the secret of the making of the best person. It is to grow in the open air and to eat and sleep with the earth”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemikiran dan sepak terjangnya tercatat dalam catatan hariannya. Pikiran-pikirannya tentang kemanusiaan, tentang hidup, cinta dan juga kematian. Tahun 1968 Gie sempat berkunjung ke Amerika dan Australia, dan piringan hitam favoritnya Joan Baez disita di bandara Sydney karena dianggap anti-war dan komunis. Tahun 1969 Gie lulus dan meneruskan menjadi dosen di almamaternya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersama Mapala UI Gie berencana menaklukkan Gunung Semeru yang tingginya 3.676m. Sewaktu Mapala mencari pendanaan, banyak yang bertanya kenapa naik gunung dan Gie berkata kepada teman-temannya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami jelaskan apa sebenarnya tujuan kami. Kami katakan bahwa kami adalah manusia-manusia yang tidak percaya pada slogan. Patriotisme tidak mungkin tumbuh dari hipokrisi dan slogan-slogan. Seseorang hanya dapat mencintai sesuatu secara sehat kalau ia mengenal objeknya. Dan mencintai tanah air Indonesia dapat ditumbuhkan dengan mengenal Indonesia bersama rakyatnya dari dekat. Pertumbuhan jiwa yang sehat dari pemuda harus berarti pula pertumbuhan fisik yang sehat. Karena itulah kami naik gunung.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8 Desember sebelum Gie berangkat sempat menuliskan catatannya: “Saya tak tahu apa yang terjadi dengan diri saya. Setelah saya mendengar kematian Kian Fong dari Arief hari Minggu yang lalu. Saya juga punya perasaan untuk selalu ingat pada kematian. Saya ingin mengobrol-ngobrol pamit sebelum ke semeru. Dengan Maria, Rina dan juga ingin membuat acara yang intim dengan Sunarti. Saya kira ini adalah pengaruh atas kematian Kian Fong yang begitu aneh dan begitu cepat.” Hok Gie meninggal di gunung Semeru tahun 1969 tepat sehari sebelum ulang tahunnya yang ke-27 akibat menghirup asap beracun di gunung tersebut. Dia meninggal bersama rekannya, Idhan Dhanvantari Lubis. Selanjutnya catatan selama ke Gunung Semeru lenyap bersamaan dengan meninggalnya Gie di puncak gunung tersebut.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Makam soe Hok Gie&lt;br /&gt;24 Desember 1969 Gie dimakamkan di pemakaman Menteng Pulo, namun dua hari kemudian dipindahkan ke Pekuburan Kober, Tanah Abang. Tahun 1975 Ali Sadikin membongkar Pekuburan Kober sehingga harus dipindahkan lagi, namun keluarganya menolak dan teman-temannya sempat ingat bahwa jika dia meninggal sebaiknya mayatnya dibakar dan abunya disebarkan di gunung. Dengan pertimbangan tersebut akhirnya tulang belulang Gie dikremasi dan abunya disebar di puncak Gunung Pangrango.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Beberapa kalimat yang diambil dari catatan hariannya Gie:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;“Seorang filsuf Yunani pernah menulis … nasib terbaik adalah tidak dilahirkan, yang kedua dilahirkan tapi mati muda, dan yang tersial adalah umur tua. Rasa-rasanya memang begitu. Bahagialah mereka yang mati muda.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kehidupan sekarang benar-benar membosankan saya. Saya merasa seperti monyet tua yang dikurung di kebun binatang dan tidak punya kerja lagi. Saya ingin merasakan kehidupan kasar dan keras … diusap oleh angin dingin seperti pisau, atau berjalan memotong hutan dan mandi di sungai kecil … orang-orang seperti kita ini tidak pantas mati di tempat tidur.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yang paling berharga dan hakiki dalam kehidupan adalah dapat mencintai, dapat iba hati, dapat merasai kedukaan…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain Catatan Seorang Demonstran, buku lain yang ditulis Soe Hok Gie adalah Zaman Peralihan, Di Bawah Lentera Merah dan Orang-Orang di Persimpangan Kiri Jalan serta riset ilmiah DR. John Maxwell Soe Hok Gie: Pergulatan Intelektual Muda Melawan Tirani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gie hanya seorang mahasiswa dengan latar belakang yang tidak terlalu hebat. Tapi dia punya kemauan melibatkan diri dalam pergerakan. Dia selalu ingin tahu apa yang terjadi dengan bangsanya. Walaupun meninggal dalam usia muda, dia meninggalkan banyak tulisan. Gie manusia no2,masyarakat minoritas,bukan seorang pribumi tulen akan tetapi dia telah menjadi sejarah dalam pergerakan dalam negara ini.Bagaimana dengan kita sebagai masyarakat yang  mengaku murni indonesia apa yang bisa kita beri untuk bangsa ini.”apakah kita mau diam untuk menyerah pada kemunafikan”atau kita ingin teriak“kami tidak takut ,lebih baik kau asingkan kami dari pada kami diam untuk tunduk pada kemunafikan ini”semoga kan tercipta kembali sok hok gie baru di bumi pertiwi ini.......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;REF.Berbagai sumber&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;“TERIAKLAH KAWAN  DOBRAK TIRANI BIROKRASI  KAPITALIS........&lt;br /&gt;BANGUNLAH KAWAN GIATKAN  KEADILAN YANG ADIL &amp; BERADAP.........&lt;br /&gt;JALANAN MENANTIMU TUK  TEGAKAN PENGADILAN TUK RAKYAT........&lt;br /&gt;TUK,TERIAKAN KEBENARAN SAUDARAKU......TERIAKAN KAMI TIDAK TAKUT....&lt;br /&gt;JAYALAH NEGRIKU.....JAYALAH BANGSAKU.......”.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; “J-KA”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191941888824510140-5941272041810721770?l=jakayakusa09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/feeds/5941272041810721770/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/2010/07/biografi-soe-hok-gie-1942-1969-soe-hok.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191941888824510140/posts/default/5941272041810721770'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191941888824510140/posts/default/5941272041810721770'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/2010/07/biografi-soe-hok-gie-1942-1969-soe-hok.html' title=''/><author><name>jaka yakusa 09</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14933521891064095915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_2LdOH6yQiic/TFA3w2ouxUI/AAAAAAAAABg/pCpjEkGvfJ4/S220/Icchh+Jelekx...1293.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_2LdOH6yQiic/TFBIDEA0cNI/AAAAAAAAACQ/lig-uEpp-lE/s72-c/index.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191941888824510140.post-5344964892894310660</id><published>2010-07-28T07:57:00.000-07:00</published><updated>2010-07-28T08:01:26.184-07:00</updated><title type='text'>bapak HmI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_2LdOH6yQiic/TFBGHT3vyMI/AAAAAAAAACI/FyqN_tt2lBo/s1600/Hmi.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 171px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_2LdOH6yQiic/TFBGHT3vyMI/AAAAAAAAACI/FyqN_tt2lBo/s320/Hmi.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5498972236426496194" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Lafran Pane, seorang mahasiswa cerdas dari Jogyakarta. Dia telah memikirkan dengan cukup lama bagaimana membentuk sebuah organisasi kemahasiswaan yang progresif, kritis, dan beriman, serta mampu berfikir sejak dini bagaiamana mengawal cita-cita kemerdekaan RI yang telah di rebut dengan berdarah-darah setelah ratusan tahun dijajah.&lt;br /&gt;Himpunan Mahasiswa Islam, pada 5 Februari tahun 1947 telah terbentuk, organisasi yang digagas oleh Lafran Pane ini merupakan konklusi adanya kerumitan memetakan jiwa dan arah pengawalan mahasiswa terhadap berbagai kebijakan pemerintah yang dalam sejarahnya menuai banyak perdebatan tentang konsep nation-state. Negara Islam vs nasionalis.&lt;br /&gt;Tesa dan antitesa inilah yang melahirkan sintesis, bahwa perlu adanya upaya mengeksplorasi semua spirit kebangsaan menjadi sebuah jiwa yang utuh. Agar anak bangsa akan tumbuh menjadi bangsa yang bermartabat, berilmu, beriman, dan memiliki kapasitas yang siap menata negeri ini ke depan.&lt;br /&gt;HMI adalah sebuah organisasi ekstra kampus yang tertua di Indonesia, organisasi mahasiswa yang berasaskan islam ini telah banyak menoreh sejarah dalam kancah hiruk-pikuk perpolitikan di Indonesia.&lt;br /&gt;Sebagai seorang mahasiswa, Lafran Pane menganggap bahwa, negara perlu dikontrol oleh mahasiswa atas berbagai macam kebijakan pemerintah agar tetap berpihak kepada rakyat. Untuk itulah sifat organisasi HMI pada hakikatnya harus independen. Independensi organisasi ini adalah sebuah jiwa ideal, kritis dan intelektual dalam mengawal percepatan bangsa yang mandiri.&lt;br /&gt;Ada 3 hal yang mendasari HMI terbentuk yaitu : kondisi ke-ummat-an, kondisi ke-bangsa-an, dan Ke-mahasiswaan.&lt;br /&gt;Ketiga kondisi di atas perlu dibenahi untuk membentuk civic empowerment, memberdayakan masyarakat agar lebih cerdas,kreatif, dan mampu berdiri di atas kaki sendiri.&lt;br /&gt;Sepak terjang HMI, sejak kelahiranya telah memberikan konstribusi dalam pendewasaan politik dan ekonomi di negeri ini. Ketika PKI menancapkan kukunya dinegeri ini, Himpunan Mahasiswa Islam menyatakan sikap sejak awal dan jelas dengan sebuah kalimat ‘ Ganyang PKI’.&lt;br /&gt;Di masa orde lama HMI diperhadapkan pada sebuah negeri yang bingung, perang dingin pasca perang dunia II telah membuat soekarno harus menerima PKI setengah hati dengan konsep Nasakomnya. dia ingin mengawinkan spirit blok timur dan barat.&lt;br /&gt;HMI dan aktivitas mahasiswa Indonesia tampil setiap saat, mereka melakukan gerakan pengkaderan di kampus-kampus, berdiskusi tentang sebuah nilai, dari segala aspek di negeri ini.&lt;br /&gt;1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di era orde baru, HMI harus menghadapi fasisme orde baru yang sangat lihai mematikan gerakan-gerakan sosial mahasiswa. Termasuk mengharuskan seluruh ormas dan partai politik berasaskan pancasila.&lt;br /&gt;HMI dengan aturan itu akhirnya pecah, HMI Dipo dan HMI MPO. Kelompok HMI Dipo akhirnya tunduk kepada aturan orde baru. Sementara MPO tetap dengan asas Islam.&lt;br /&gt;Tapi, friksi ini ternyata tak menjadi soal, karena dengan adanya eksistensi Dipo membuat eksistensi MPO tumbuh tanpa di bubarkan oleh pemerintah orde baru. Demikian juga dengan sebaliknya.&lt;br /&gt;Kematangan ideopolitikstratak ( ideologi,politik,strategi dan taktik) membuat dia sangat dekat dengan setiap aksi sosial di negeri ini.&lt;br /&gt;Soe Hok Gie, dalam catatan hariannya telah banyak berdiskusi dengan kader HMI dan menganggapnya sebagai sebuah potensi bangsa yang baik.&lt;br /&gt;Sebagai organisasi ekstra kampus yang tertua, HMI pernah menginisiasi terbentuknya kelompok cipayung yang berusaha menyatukan organisasi ekstra kampus yang lainya, seperti GMKI, GMNI, dan organisasi ekstra kampus yang lain.&lt;br /&gt;Konflik dengan penguasa, aparat keamanan adalah sebuah pengalaman tersendiri yang terkadang menjadi memori traumatis di organisasi HMI. Eksistensi organisasi semakin tajam. Karena pluralitas ide yang ada di HMI begitu terbuka.&lt;br /&gt;Di HMI mereka harus memahami berbagai macam prinsip nilai dasar perjuangan yang telah di gagas oleh almarhum Nurcholish Madjid. Seorang kader HMI yang meletakkan Islam dan nilai-nilainya sebagai sebuah dimensi yang tidak hanya ritual ibadah tapi menjadikannya sebagai sebuah spirit sosial yang ingin menembus batas-batas etnis, agama, menuju sebuah bangsa yang makmur, sejahtera , beriman dan mendapat ridho dari Allah S.W.T.&lt;br /&gt;Hari ini&lt;br /&gt;HMI kembali bergeliat, benak masa lalu telah membangunkan mereka. peta konflik kembali mereka hadapi. Tak banyak yang memahami bahwa di balik ‘anarki’ yang nampak ada kekuatan bahasa dan teks yang berusaha mereka runtuhkan.&lt;br /&gt;Ketika dominasi kekuasaan berusaha memutasikan isu bank century kemarin, maka di balik itu semua kita mesti bijak dan memahami konflik demonstrasi mahasiswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap teks memiliki kepentingan kuasa tertentu. Di banyak benak yang awam, citra negatif boleh jadi telah membuahkan stereotype buruk bagi HMI, tapi satu hal yang mesti di pahami, bahwa media massa adalah sebuah corong aspirasi yang mesti ditelisik secara kritis.&lt;br /&gt;Pengaruh koptase politik praktis bagi alumni HMI adalah sebuah problem dari beberapa dekade ini. Paradoks arah juang HMI masih mengalami sebuah dilema besar.&lt;br /&gt;Kreativitas dan upaya optimalisasi peran mahasiswa indonesia, tak kecuali HMI harus bisa menata energi dan peran kontrol secara bijak, agar cita-cita Lafran Pane terwujud.&lt;br /&gt;                                            ……….semoga bermamfaat……&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “BANGKIT TUK MELAWAN ,ATAU  DIAM dan TERTINDAS.........”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191941888824510140-5344964892894310660?l=jakayakusa09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/feeds/5344964892894310660/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/2010/07/bapak-hmi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191941888824510140/posts/default/5344964892894310660'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191941888824510140/posts/default/5344964892894310660'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/2010/07/bapak-hmi.html' title='bapak HmI'/><author><name>jaka yakusa 09</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14933521891064095915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_2LdOH6yQiic/TFA3w2ouxUI/AAAAAAAAABg/pCpjEkGvfJ4/S220/Icchh+Jelekx...1293.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_2LdOH6yQiic/TFBGHT3vyMI/AAAAAAAAACI/FyqN_tt2lBo/s72-c/Hmi.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191941888824510140.post-5440940429185286201</id><published>2010-07-28T07:32:00.000-07:00</published><updated>2010-07-28T07:38:19.652-07:00</updated><title type='text'>Menjadi mahasiswa yang sebenarnya!!!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_2LdOH6yQiic/TFBAnMSYGsI/AAAAAAAAACA/27SKXnloyuw/s1600/reformasi981.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 198px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_2LdOH6yQiic/TFBAnMSYGsI/AAAAAAAAACA/27SKXnloyuw/s320/reformasi981.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5498966187076754114" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Apakah  tingkatan akademis selanjutnya setelah terselesaikanya fase-fase akedemis SMU telah terselesaikan….???? saya rasa sepakat jika kita jawab “MAHASISWA”.&lt;br /&gt; Maha dan siswa suatu kata yang apabila tersusun dalam satu kesatuan memiliki arti yang sangat tinggi. Mahasiswa adalah suatu individu dimana nilai-nilai intelektualnya mencapai  fase yang tertinggi dan memiliki fungsi sebagai pengontrol segala macam tindakan birokrasi dalam tatanan  sosial atau dalam bahasa kerennya sebagai “control social”.&lt;br /&gt; Akan tetapi, apakah saat ini kita telah menjadi sosok mahasiswa tersebut atau masih terkurung dalam paradikma siswa, dimana memiliki persamaan dalam tujuan menuntut ilmu. Namun, kita juga tidak bisa melupakan perbedaan mendasar dari keduanya yaitu mahasiswa memiliki peran control sosial, karena dapat bersentuhan langsung atas apa yang di inginkan rakyat banyak, yang sering di lupakan oleh para birokrasi.&lt;br /&gt; Karena itu sudah sangat jelas apa perbedaan mendasar dari mahasiswa dan siswa itu sendiri. Jikalau ada seorang mahasiswa yang hanya sibuk tuk mengejar IPK yang baik dan melupakan fungsinya untuk rakyat, sesungguhnya dia telah terbuai dalam sikap hedonisme dan apatisme dan telah menjadi siswa yang abadi.&lt;br /&gt; Keberadaan pergerakan mahasiswa dalam dunia social politik tak dapat kita sepelekan. Diakui atau tidak,  pergerakan mahasiswa selalu diperhatikan oleh beberapa kelompok (interenst group) dan pengambil keputusan (decision maker), yaitu Negara. &lt;br /&gt; Dalam sejarah perjalanan bangsa, mahasiswa telah melakukan 2 kali perubahan besar yaitu tumbangnya “ORDE LAMA 1966” dan runtuhnya kekuasaan tirani “ORDE BARU 1988”. Sepanjang  sejarah itu pula, mahasiswa telah mengambil perannya yang signifikan untuk terus menggelorakan semangat “PERLAWANAN” dan bersikap kritis  tuk membela kebenaran dan keadilan.&lt;br /&gt; ARBIN SANIT, mengemukaan 5 sebab yang menjadikan mahasiswa peka terhadap permasalahan kemasyarakatan, yaitu sebagai berikut:&lt;br /&gt; Pertama : sebagai kelompok masyarakat yang mencapai tingkatan pengetahuan tertinggi dan memiliki pandangan yang luas untuk dapat bergerak di lapisan masyarakat.&lt;br /&gt; Kedua : sebagai kelompok masyarakat yang paling lama mengenyam pendidikan,  mahasiswa telah mengalami fase sosialisasi politik terpanjang di antara angkatan muda.&lt;br /&gt;     Ketiga :  kehidupan kampus telah membentuk suatu gaya hidup unik melalui alkulturasi sosial budaya yang tinggi antara mereka.&lt;br /&gt;    Ke empat : mahasiswa sebagai golongan yang akan masuk ke dalam lapisan  kekuasaan, struktur ekonomi, dan akan memiliki kelebihan  tertentu dalam masyarakat dengan kata lain kelompok elit di kalangan pemuda.&lt;br /&gt;     Ke  lima : seringnya mahasiswa terlibat dalam pemikiran, diskusi, kajian dalam hal kemasyarakatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Selain dari pada itu ada 2 SDM yang di miliki oleh mahasiswa yang mengakibatkan mereka dapat ,melakukan pergerakan social, yaitu : &lt;br /&gt; PERTAMA : ilmu pengetahuan yang di peroleh baik melalui mimbar akedemis ataupun melalui kajian atau diskusi.&lt;br /&gt; KE DUA : sikap idialisme yang lazim menjadi ciri khas mahasiswa. Kedua potensi ini di godok di dalam organisasi interen kampus (Di dalam kampus kita yaitu MPM,BEM, HIMTI, HIMASISFOR,HIMAPRODI,Serta UKM). Selain dari pada itu di tambah lagi dalam wadah organisasi external yang terdapat di luar lingkup kampus(HmI,PMKO,ORGANDA). &lt;br /&gt;       Oleh  karena itu, saya rasa sudah suatu keharusan bagi kita sebagai seorang mahasiswa tuk melebur diri dalam segala macam organisasi yang ada agar tercipta mahasiswa yang rill, yang tidak hanya pintar akan tetapi cerdas…&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;      Karena dalam ORGANISASI tersebut kita dapat rasakan dinamika seorang mahasiswa yang sebenarnya dan bukan saatnya kita berorganisasi yang hanya tuk dapatkan SKP jika niat kita hanya tuk mengejar suatu SKP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“IJINKAN SAYA DENGAN SEGALAH KERENDAHAN HATI TUK MENERTAWAKAN ANDA DAN MENGATAKAN ANDA SEBAGAI MAHASISWA YANG TETAP KESISWA-SISWAAN……”&lt;br /&gt;  Akhir kata mari kita luruskan niat kita ldan ijinkan saya mengutip sebuah kalimat dari seorang sahabat saya yaitu ENSTAIN yang berkata “jangan mencoba tuk jadi manusia berhasil, akan tetapi cobalah tuk jadi manusia yang berguna”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; (yakin usaha sampai, hidup teknik informatika , hidup mahasiswa hidup rakyat)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191941888824510140-5440940429185286201?l=jakayakusa09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/feeds/5440940429185286201/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/2010/07/menjadi-mahasiswa-yang-sebenarnya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191941888824510140/posts/default/5440940429185286201'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191941888824510140/posts/default/5440940429185286201'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/2010/07/menjadi-mahasiswa-yang-sebenarnya.html' title='Menjadi mahasiswa yang sebenarnya!!!'/><author><name>jaka yakusa 09</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14933521891064095915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_2LdOH6yQiic/TFA3w2ouxUI/AAAAAAAAABg/pCpjEkGvfJ4/S220/Icchh+Jelekx...1293.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_2LdOH6yQiic/TFBAnMSYGsI/AAAAAAAAACA/27SKXnloyuw/s72-c/reformasi981.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191941888824510140.post-703796592098071111</id><published>2010-07-06T20:36:00.001-07:00</published><updated>2010-07-06T20:39:31.044-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CUsers%5Cdjaka%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link rel="Edit-Time-Data" href="file:///C:%5CUsers%5Cdjaka%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_editdata.mso"&gt;&lt;!--[if !mso]&gt; &lt;style&gt; v\:* {behavior:url(#default#VML);} o\:* {behavior:url(#default#VML);} w\:* {behavior:url(#default#VML);} .shape {behavior:url(#default#VML);} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CUsers%5Cdjaka%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CUsers%5Cdjaka%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves&gt;false&lt;/w:TrackMoves&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:1; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} @font-face 	{font-family:Cambria; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073741899 0 0 415 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-520092929 1073786111 9 0 415 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi; 	mso-ansi-language:IN; 	mso-fareast-language:EN-US;} h1 	{mso-style-priority:9; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-link:"Heading 1 Char"; 	mso-style-next:Normal; 	margin-top:24.0pt; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:0in; 	margin-left:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan lines-together; 	page-break-after:avoid; 	mso-outline-level:1; 	font-size:14.0pt; 	font-family:"Cambria","serif"; 	mso-ascii-font-family:Cambria; 	mso-ascii-theme-font:major-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:major-fareast; 	mso-hansi-font-family:Cambria; 	mso-hansi-theme-font:major-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:major-bidi; 	color:#365F91; 	mso-themecolor:accent1; 	mso-themeshade:191; 	mso-font-kerning:0pt; 	mso-ansi-language:IN; 	mso-fareast-language:EN-US; 	font-weight:bold;} p 	{mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-margin-top-alt:auto; 	margin-right:0in; 	mso-margin-bottom-alt:auto; 	margin-left:0in; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:IN; 	mso-fareast-language:IN;} span.Heading1Char 	{mso-style-name:"Heading 1 Char"; 	mso-style-priority:9; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-locked:yes; 	mso-style-link:"Heading 1"; 	mso-ansi-font-size:14.0pt; 	mso-bidi-font-size:14.0pt; 	font-family:"Cambria","serif"; 	mso-ascii-font-family:Cambria; 	mso-ascii-theme-font:major-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:major-fareast; 	mso-hansi-font-family:Cambria; 	mso-hansi-theme-font:major-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:major-bidi; 	color:#365F91; 	mso-themecolor:accent1; 	mso-themeshade:191; 	font-weight:bold;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi; 	mso-ansi-language:IN;} .MsoPapDefault 	{mso-style-type:export-only; 	margin-bottom:10.0pt; 	line-height:115%;} @page Section1 	{size:595.3pt 841.9pt; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:35.4pt; 	mso-footer-margin:35.4pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0in; 	mso-para-margin-right:0in; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;1.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;*Besaran pokok&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-left: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt;Besaran pokok adalah besaran yang &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Satuan" title="Satuan"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: black; text-decoration: none;"&gt;satuannya&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt; telah ditetapkan terlebih dahulu dan tidak diturunkan dari besaran lain.&lt;b style=""&gt; &lt;/b&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-left: 0.5in;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="IN"&gt;*Besaran Turunan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-left: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt;Besaran turunan adalah besaran yang diturunkan dari besaran pokok. Dengan demikian satuan besaran turunan diturunkan dari satuan besaran pokok. Sebagai contoh adalah luas, volum, massa jenis, kecepatan, dan percepatan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;2.&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt;1 feet adalah&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;= &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;0,3048 M&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;             &lt;/span&gt;1 pound adalah&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;=&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;0,45359 kilogram&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;3.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;table class="MsoNormalTable" style="" border="0" cellpadding="0"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style=""&gt;   &lt;td colspan="5" style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Besaran pokok dalam &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_Internasional" title="Sistem Internasional"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: black; text-decoration: none;"&gt;Sistem   Internasional&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Nama&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Simbol dalam rumus&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Simbol dimensi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Satuan SI&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Simbol satuan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Panjang" title="Panjang"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: windowtext;"&gt;Panjang&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;l&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;, &lt;i&gt;x&lt;/i&gt;,   &lt;i&gt;r&lt;/i&gt;, dll.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;L&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Meter" title="Meter"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: windowtext;"&gt;meter&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;m&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Waktu" title="Waktu"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: windowtext;"&gt;Waktu&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;T&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;T&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Detik" title="Detik"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: windowtext;"&gt;detik&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt; (sekon)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;s&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Massa" title="Massa"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: windowtext;"&gt;Massa&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;m&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;M&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kilogram" title="Kilogram"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: windowtext;"&gt;kilogram&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;kg&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Arus_listrik" title="Arus listrik"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: windowtext;"&gt;Arus listrik&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;I&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;, &lt;i&gt;i&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;I&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ampere" title="Ampere"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: windowtext;"&gt;ampere&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;A&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Suhu" title="Suhu"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: windowtext;"&gt;Suhu&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;T&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;θ&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kelvin" title="Kelvin"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: windowtext;"&gt;kelvin&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;K&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jumlah_molekul" title="Jumlah molekul"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: windowtext;"&gt;Jumlah molekul&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;N&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mol" title="Mol"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: windowtext;"&gt;Mol&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Mol&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Intensitas_cahaya" title="Intensitas cahaya"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: windowtext;"&gt;Intensitas cahaya&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;I&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;sub&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;v&lt;/span&gt;&lt;/sub&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;J&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Candela" title="Candela"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: windowtext;"&gt;Candela&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Cd&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                           &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                                 &lt;/span&gt;Besaran Tambahan dalam sistem internasional&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;NAMA&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;Satuan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;SI&lt;span style=""&gt;                 &lt;/span&gt;Simbol satuan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;u&gt;Sudut datar&lt;/u&gt;&lt;span style=""&gt;                          &lt;/span&gt;&lt;u&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;radian&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;span style=""&gt;                       &lt;/span&gt;&lt;u&gt;rad&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt;"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;u&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Sudut&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ruang &lt;/u&gt;&lt;span style=""&gt;                      &lt;/span&gt;&lt;u&gt;steradian &lt;/u&gt;&lt;span style=""&gt;                      &lt;/span&gt;&lt;u&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;sr&lt;/u&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;h1 style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 115%; color: windowtext;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;4. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 115%; color: windowtext; font-weight: normal;" lang="IN"&gt;Besaran&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dimensional&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;adalah besaran yang tersusun dari besaran pokok dinyatakan&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;dengan lambang huruf dan diberi tanda kurung persegi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;  &lt;h1&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; color: windowtext;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;5.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Besaran vektor dan skala&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;  &lt;p style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="IN"&gt;A.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Selain besaran pokok dan turunan, besaran fisika masih dapat dibagi atas dua kelompok lain yaitu besaran skalar dan besaran vektor. Besaran-besaran seperti massa, jarak, waktu dan volum&lt;u&gt;, termasuk besaran skalar&lt;/u&gt;, yakni besaran yang hanya memiliki besar atau nilai saja tetapi tidak memiliki arah. Sedangkan besaran seperti perpindahan, kecepatan, percepatan dan gaya termasuk &lt;u&gt;besaran vektor&lt;/u&gt;, yaitu besaran yang memiliki besar (&lt;em&gt;atau nilai&lt;/em&gt;) dan juga memiliki arah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="IN"&gt;B.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Terjadi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;perbedaan esensi dari kedua besaran tersebut tidak hanya pada nilai,tapi juga arah artinya bahwa nilai besaran vektor tadi dapat berubah pada arah yang berbeda.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;TUGAS INDIVIDU.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: 24pt; line-height: 115%;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 112, 192);"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t136" coordsize="21600,21600" spt="136" adj="10800" path="m@7,l@8,m@5,21600l@6,21600e"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="sum #0 0 10800"&gt;   &lt;v:f eqn="prod #0 2 1"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 21600 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @2"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 21600 0 @3"&gt;   &lt;v:f eqn="if @0 @3 0"&gt;   &lt;v:f eqn="if @0 21600 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="if @0 0 @2"&gt;   &lt;v:f eqn="if @0 @4 21600"&gt;   &lt;v:f eqn="mid @5 @6"&gt;   &lt;v:f eqn="mid @8 @5"&gt;   &lt;v:f eqn="mid @7 @8"&gt;   &lt;v:f eqn="mid @6 @7"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @6 0 @5"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path textpathok="t" connecttype="custom" connectlocs="@9,0;@10,10800;@11,21600;@12,10800" connectangles="270,180,90,0"&gt;  &lt;v:textpath on="t" fitshape="t"&gt;  &lt;v:handles&gt;   &lt;v:h position="#0,bottomRight" xrange="6629,14971"&gt;  &lt;/v:handles&gt;  &lt;o:lock ext="edit" text="t" shapetype="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1025" type="#_x0000_t136" style="'width:274.5pt;" fillcolor="#06c" strokecolor="#9cf" strokeweight="1.5pt"&gt;  &lt;v:shadow on="t" color="#900"&gt;  &lt;v:textpath style="'font-family:" trim="t" fitpath="t" string="&amp;#13;&amp;#10;FISIKA&amp;#13;&amp;#10;"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/Users/djaka/AppData/Local/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image001.gif" alt="FISIKA" shapes="_x0000_i1025" width="373" border="0" height="43" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                                                 &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;  &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="Picture_x0020_1" spid="_x0000_i1026" type="#_x0000_t75" style="'width:244.5pt;height:265.5pt;visibility:visible;mso-wrap-style:square'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\Users\djaka\AppData\Local\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image002.png" title="634035923630s"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/Users/djaka/AppData/Local/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image003.gif" shapes="Picture_x0020_1" width="326" border="0" height="354" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                                                  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 115%;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                       &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;NAMA&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;JAKA PRATAMA&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;SAMUDRA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 115%;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                  &lt;/span&gt;NIM&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;20092205020&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 115%;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                    &lt;/span&gt;KELAS&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;: &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;T.23&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                                    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%;" lang="IN"&gt;TEKHNIK INFORMATIKA 2009 .STIMIK AKBA &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191941888824510140-703796592098071111?l=jakayakusa09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/feeds/703796592098071111/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/2010/07/v-behaviorurldefaultvml-o.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191941888824510140/posts/default/703796592098071111'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191941888824510140/posts/default/703796592098071111'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/2010/07/v-behaviorurldefaultvml-o.html' title=''/><author><name>jaka yakusa 09</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14933521891064095915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_2LdOH6yQiic/TFA3w2ouxUI/AAAAAAAAABg/pCpjEkGvfJ4/S220/Icchh+Jelekx...1293.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191941888824510140.post-7504885954190898811</id><published>2010-07-06T20:23:00.000-07:00</published><updated>2010-07-06T20:30:58.844-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0); font-weight: bold;"&gt;Filsafat komunikasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt; &lt;span style="font-family: webdings;"&gt;Definisi filsafat komunikasi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0); font-family: webdings;"&gt;    Prof.onong uchjana effendi “filsafat komunikasai adalah suatu disiplin yang menelaah pemahaman secara mendalam , fundamental ,metedeologi,sistematis,analitis,kritis,dan prehensif.serta komunikasi yang meliputi segala dimensi bidang ,sifat ,tatanan ,tujuan ,fugsi teknik dan metode.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0); font-family: webdings;"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bidang filsafat komunikasi meliputi berbagai hal antara lain sebagai berikut :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0); font-family: webdings;"&gt;1. Komunikasi social&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0); font-family: webdings;"&gt;2. Organisasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0); font-family: webdings;"&gt;3. Bisnis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0); font-family: webdings;"&gt;4. Poitik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0); font-family: webdings;"&gt;5. International&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0); font-family: webdings;"&gt;6. Kom.antar budaya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0); font-family: webdings;"&gt;7. Pembangunan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0); font-family: webdings;"&gt;8. Traditional  dll.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0); font-family: webdings;"&gt;&lt;br /&gt; Sifat  filsafat  komunikasi  terbagi atas dua macam antara lain :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0); font-family: webdings;"&gt;1.verbal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0); font-family: webdings;"&gt;2.non verbal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0); font-family: webdings;"&gt;&lt;br /&gt; Tatanan dalam filsafat komunikasi meliputi aspek  :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0); font-family: webdings;"&gt;1. Inter pribadi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0); font-family: webdings;"&gt;2. Antar pribadi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0); font-family: webdings;"&gt;3. Kelompok&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0); font-family: webdings;"&gt;4. Massa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0); font-family: webdings;"&gt;5. Media&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0); font-family: webdings;"&gt;&lt;br /&gt; Tujuan   filsafat komunikasi “bagaimana kita bisa  mengubah suatu sikap ,opini ,perilaku , dalam masyarakat dan lainya”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0); font-family: webdings;"&gt;&lt;br /&gt; Secara teknik filsafat komunikasi kita bagi atas beberapa bagian antara lain:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0); font-family: webdings;"&gt;1. Informative &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0); font-family: webdings;"&gt;2. Persuasif&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0); font-family: webdings;"&gt;3. Pervesiv&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0); font-family: webdings;"&gt;4. Koersif&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0); font-family: webdings;"&gt;5. Instruktif&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0); font-family: webdings;"&gt;6. Hub.masyarakat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0); font-family: webdings;"&gt;  Jika demikian filsafat komunikasi dapat pula kita artikan serta simpulkan  sebagai berikut filsafat komunikasi adalah suatu ilmu yang mengkaji tiap-tiap aspek dalam komunikasi menggunakan  berbagai pendekatan dan metode filsafat sehingga di dapat suatu penjelasan yang dasar serta sistematis seputar komunikasi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0); font-family: webdings;"&gt;     Banyak tokoh-tokoh pemikir  Dalam filsafat komunikasi  antara  lain Richard L.lanign, Stephen little John, Whitney  R.modt.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0); font-family: webdings;"&gt; Tapi dalam halaman ini kita hanya membahas pola pemikiran dari Richard l.laning.Dalam tulisanya dia membagi proses analisis filsafat komunikasi menjadi beberapa aspek antara lain:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0); font-family: webdings;"&gt;&lt;br /&gt;1.METAFISIKA ”Studi tentang sifat dan fungsi teori tentang realitas “&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0); font-family: webdings;"&gt;2.EPISTEMOLOGI ”cabang filsafat  yang menyelidiki asal,sifat,metode dan batasan               &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0); font-family: webdings;"&gt;   pengetahuan manusia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0); font-family: webdings;"&gt;3.ASIOLOGI”cabang filsafat yang ingin merefleksikan  cara bagaimana menggunakan  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0); font-family: webdings;"&gt;   ilmu  pengetahuan diperoleh”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0); font-family: webdings;"&gt;                            4.LOGIKA”cabang filsafat yang menelaah asas dan dasar metode penalaran secara &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0); font-family: webdings;"&gt;                              benar dalam hal ini cara berkomunikasi secara lebih baik dan benar.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191941888824510140-7504885954190898811?l=jakayakusa09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/feeds/7504885954190898811/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/2010/07/filsafat-komunikasi-definisi-filsafat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191941888824510140/posts/default/7504885954190898811'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191941888824510140/posts/default/7504885954190898811'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/2010/07/filsafat-komunikasi-definisi-filsafat.html' title=''/><author><name>jaka yakusa 09</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14933521891064095915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_2LdOH6yQiic/TFA3w2ouxUI/AAAAAAAAABg/pCpjEkGvfJ4/S220/Icchh+Jelekx...1293.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191941888824510140.post-5569346616994771968</id><published>2010-06-24T05:07:00.000-07:00</published><updated>2010-06-24T05:12:46.466-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Membongkar paradikma apatis dalam mahasiswa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahasiswa yang berarti suatu tingkat akademis  yang tertinggi atau bisa juga kita katakana sebagai suatu fase dimana seorang pelajar mencapai tingkatan intelektualnya yg terbesar,yang juga memiliki suatu control social dalam dunia masyarakat saat ini mengalami suatu pemunduran,tanpa kita sadari  paradikma yang hadir saat ini telah mematikan pikiran-pikiran kritisnya.mahasiswa yang di harapkan bisa menjadi penyambung suara rakyat,ke hilangan fungsinya secara tidak langsung.hal ini mungkin saja karna adanya pola-pola mementingkan diri sendiri(egois,me) dan masuknya,pola-pola hedonisme dalam diri juga secara tidak langsung membuat sikap apatis ini semakin maju.&lt;br /&gt;Sikap apatis atau biasa saya asumsikan sebagai suatu fase di mana suatu individu  bersikap masa bodoh dalam melihat suatu permasalahan di masyarakat,dunia akademik kita terlalu disibukan dengan pola-pola mementingkan masa depan sendiri tanpa pernah mementingka suatu permasalahan yang ada di dalam masyarakat.Mencoba untuk mengkritisi suatu permasalahan tanpa ikut memikirkan bagai mana cara untuk menyelesaikan suatu permasalahan itu, tetap saja bisa kita katakan sebagai hasil  dari sikap bermasa bodoh itu.&lt;br /&gt;Tapi bagaimana cara kita untuk merubah pola-pola seperti ini.Satu hal yang  saya takutkan secara pribadi ketika hal-hal seperti diatas terjadi kita sebagai mahasiswa akan terlahir sebagai manusia-manusia pintar,bukanlah sebagai manusia cerdas.Kita akan lahir sebagai individu,yang  pintar untuk beretorika,tanpa bisa mencari penyelesaain dari permasalahan.Hal ini terbukti dengan sering kalinya,kita lihat di berbagai media cetak&amp;TV pergerakan teman-teman dalam berdemostrasi yang membawa nama rakyat akan tetapi,di lain pihak masyarak yang di bawakan namanya merasa  antipati dalam pergerakan tersebut.Hal ini kemungkinan terjadinya akibat  salah dalam memaknai suatu pergerakan,seharusnya kita sebagai manusia-manusia cerdas dapatlah mencari suatu cara yang lebih elegan dalam penyampaian suatu keinginan .&lt;br /&gt;Demonstarsi yang  tak  bisa kita lepaskan dari demokrasi,bukanlah cara ampuh lagi untuk  menyampaikan suatu permasalahan terlalu, seringnya hal itu kita lakukan mengakibatkan birokrasi yang ada sudah mengagap demonstrasi bukanlah hal yang dapat membawa suatu perubahan. perjuangan teman-taman di lapangan  tidak lagi dianggap sebagai hal yang istimewa yang dapat  membawa suatu kebaikan, hal ini yang mesti kita pikirkan bersama!! adakah cara-cara baru dimana kita dapat menyampaikan suatu perubahan tapi tidak keluar dari koridor-koridor adat ketimuran&amp;norma-norma  yang ada.&lt;br /&gt;Mencoba berkarya nyata&amp;melakukan pembuktian mungkin adalah cara yang dapat kita lakukan ,tapi PR brikutnya dengan cara apa ?? semoga pertanyaan ini juga di miliki di jiwa teman-teman  bersama.Apa yang kita jalani bersama adalah suatu bentuk pertanggung jawaban terhadap tuhan&amp;diri.Bukankah semakin besar kekuatan&amp;ilmu yang kita miliki,maka akan semakin besar pula tanggung jawab yang mesti kita jalani.Hendaklah sikap mementingkan diri sendiri mesti kita hentikan,agar tercapai suatu nilai- nilai luhur dalam diri kita&amp;alangkah indahnya hidup ini jikaulah bisa &amp; dapat berguna kepada orang lain.Bukankah ini adalah fungsi kita sebagai manusia?marilah kita buat  suatu perubahan,mulai dari detik ini tanamkan bahwa kita adalah manusia yang unggul yang dapat melakukukan suatu perubahan yang besar &amp; enyahkan pola-pola pemikiran aptis ini…Belajar mengkaji&amp;berkarya hendak lah menjadi tujuan kita saat ini.Patokan keberhasilan seseorang janganlah kita kecilkan dalam bentuk materi,bukankah dapat berguna adalah suatu bukti kita sebagai manusia.mari kita lahirkan pemikiir - pemikir baru yang dapat membongkar apatisme,mari kita ciptakan insan –insan akademis yang cerdas &amp; kritis.telurkan kembali lepran pane baru&amp;sok  hok gie baru yang bisa  melakukan revolusi.Sejarah menunggu kita teman-teman untuk menuliskan tinta emas.Semoga tulisan ini bisa menjadi pencerahan kepada saya pribadi&amp;kepada teman-teman.Satu hal yang mesti kita yakini tak pernah ada yang sia-sia yang di ciptakan oleh tuhan.Janganlah pernah beranggapan kita tak bisa melakukan apa-apa.Yakinilah kita adalah manusia,mahluk yaNg di ciptakan dengan segalah kelebihannya.Jangan membuat tuhan merasa kecewa karena tuhan  telah menciptakan kita &amp; jangan pernah membuat tuhan merasa sia-sia karnah telah menghadirkan kita.Yakinlah tak ada yang sia-sia&amp;yakinlah usaha itu akan sampai…….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  BY&lt;br /&gt; J-ka,belajar menulis…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191941888824510140-5569346616994771968?l=jakayakusa09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/feeds/5569346616994771968/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/2010/06/membongkar-paradikma-apatis-dalam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191941888824510140/posts/default/5569346616994771968'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191941888824510140/posts/default/5569346616994771968'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/2010/06/membongkar-paradikma-apatis-dalam.html' title=''/><author><name>jaka yakusa 09</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14933521891064095915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_2LdOH6yQiic/TFA3w2ouxUI/AAAAAAAAABg/pCpjEkGvfJ4/S220/Icchh+Jelekx...1293.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191941888824510140.post-2173720303500895508</id><published>2010-06-24T05:01:00.002-07:00</published><updated>2010-06-24T05:04:23.080-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CUsers%5Cdjaka%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:officedocumentsettings&gt;   &lt;o:relyonvml/&gt;   &lt;o:allowpng/&gt;  &lt;/o:OfficeDocumentSettings&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CUsers%5Cdjaka%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CUsers%5Cdjaka%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:1; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-520092929 1073786111 9 0 415 0;} @font-face 	{font-family:"Arial Rounded MT Bold"; 	panose-1:2 15 7 4 3 5 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:3 0 0 0 1 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi; 	mso-ansi-language:IN;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi; 	mso-ansi-language:IN;} .MsoPapDefault 	{mso-style-type:export-only; 	margin-bottom:10.0pt; 	line-height:115%;} @page Section1 	{size:595.3pt 841.9pt; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:35.4pt; 	mso-footer-margin:35.4pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0in; 	mso-para-margin-right:0in; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:22pt;color:black;"   lang="IN" &gt;“REFORMASI = REPOTNASI”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:12pt;color:black;"   lang="IN" &gt;1998/1999 menjadi tonggak baru dalam tatanan perpolitikan indonesia,demonstrasi yang dimotori oleh mahasiswa &amp;amp; &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;tokoh-tokoh politik seperti amien rais,megawati,gusdur dll.Mereka bergabung dalam satu kekuatan yang bertujuan agar rezim kekuasaan soeharto yang telah bercokol 32 tahun dapat lengser &amp;amp; dapat digantikan dari tatanan &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;tirani menjadi tatanan perpolitikan baru yaitu demokrasi.Teriakan-teriakan reformasi bergemuruh di semua sudut negri,tak terkecuali di makassar pada saat itu.Hal ini diakibatkan krisis yang multikompleks yang di alami oleh negara kita tak hanya krisis ekonomi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang terjadi.Krisis ini di perparah dengan,krisis kepercayaan,krisis figur hingga krisis moral.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:12pt;color:black;"   lang="IN" &gt;Suara-suara rakyat tak dapat di bendung lagi pendek cerita,akhirnya soeharto lengser dan tergantikan oleh habibie &amp;amp; dimulailah babak baru dalam perpolitikan indonesia.Berkali-kali terjadi pergantian president,mulai dari habibie,gusdur,megawati lalu yang terakhir SBY. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:12pt;color:black;"   lang="IN" &gt;Tetapi tetap saja,cita-cita untuk terciptanya negara yang sejahtera &amp;amp; berpihak kepada rakyat tak pernah tercapai.Tak ada perubahan yang besar, yang nyata terjadi.Yang miskin semakin miskin &amp;amp;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang kaya semakin kaya malahan lebih terlihat.Ada apa dengan negara kita!!teriakan reformasi bukanya menghasilkan perubahan yang lebih baik,malahan teriakan tersebut menjadi teriakan repot nasi.Mungkin ketika reformasi tersebuat di giatkan &amp;amp; menghasilkan pemakzulan terhadap SOEHARTO kita saat itu terlalu terlena dengan uforia yang berlebihan.Hingga lupa bahwa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menjatuhkan soeharto bukanlah tujuan akhir,merubah tatanan &amp;amp; manusia-manusia yang ada dalam birorkrasi serta mematikan semua paradikma KKN yang ada dalam negara ini adalah tujuan yang lebih&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;utama&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kita lakukan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:12pt;color:black;"   lang="IN" &gt;Saat ini tidaklah lebih baik dari pada era ordebaru,KKN tetap saja abadi malahan semakin berkembang dengan kasus makelar kasus yang membelit semua sendi aparat negara,kepolisian,kejaksaan, dan pengadilan semakin &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;banyak ditemui adanya pola dagang sapi yang dipertontonkan secara vulgar.Hukuum telah menjadi suatu barang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;baru yang di perdagangkan.Teragis &amp;amp; kasihan HUKUM &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;negara ini,pola-pola korupsi makin merajalela dan yang paling panas di beritakan sekarang adalah korupsi yang dilakukan oleh anggota &lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pajak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:12pt;color:black;"   lang="IN" &gt;Reformasi(rencana formasi yang sia-sia)........&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:12pt;color:black;"   lang="IN" &gt;Rakyat tetap lapar,menjerit pilu &amp;amp; birokrasi tetap saja mempertahankan kemiskinan itu,karna kemiskinan itu adalah isu yang paling laku untuk di jual ketika terjadi pemilu...rakyat hanya dijadikan sebagai komoditi yang paling mudah di buai dengan janji-janji kesejahteraan yang semu,janji-janji reformasi yang ternyata hamyalah suatu alat yang digunakan beberapa oknum agar dapat mengambil untung dari permasalahan ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:12pt;color:black;"   lang="IN" &gt;Kembali di zaman sekarang terjadi pula apa yang pernah terjadi pada tahun 1998/1999 terjadi krisis di semua sendi dalam tatanan politik kita.Pola –pola perampokan besar-besaran melalui kasus century &amp;amp; korupsi d pajak.makelar kasus di kepolisian,kejaksaan &amp;amp; pengadilan,serta apa lagi kasus selanjutnya.Apakah bisa memicu terciptanya reformasi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;jilid ke dua.jika memang iya semoga reformasi kali ini membawa hasil yang lebih baik bukannya menjadi suatu babak TO BE CONTINUNED yang baru lagi. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:12pt;color:black;"   lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:12pt;color:black;"   lang="IN" &gt;J=kha yakusa 09&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:12pt;color:black;"   lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191941888824510140-2173720303500895508?l=jakayakusa09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/feeds/2173720303500895508/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/2010/06/normal-0-false-false-false-en-us-x-none.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191941888824510140/posts/default/2173720303500895508'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191941888824510140/posts/default/2173720303500895508'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/2010/06/normal-0-false-false-false-en-us-x-none.html' title=''/><author><name>jaka yakusa 09</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14933521891064095915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_2LdOH6yQiic/TFA3w2ouxUI/AAAAAAAAABg/pCpjEkGvfJ4/S220/Icchh+Jelekx...1293.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191941888824510140.post-4586715823042806637</id><published>2010-01-24T01:16:00.000-08:00</published><updated>2010-01-24T02:55:52.486-08:00</updated><title type='text'>mengenal Fundamentalisme</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:arial;"&gt; &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Fundamentalisme berasal dari bahasa latin,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;fudamemtum&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;.Yang artinya dasar,atau sendi.Istilah ini berasal dari dunia barat,dan lebih populer dalam sejarah kristen..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;   fudamentalis adalah suatu pola pemikiran kristen protestan di amerika serikat yang menekankan kebenaran bibel dan menentang keberadaan temuan-temuan yang bersifat moderen yang berten tangan dengan ajaran yang tertuang dalam kitap suci umat kristen.secara garis besar segalah sumber kebenaran,akan di katakan benar apa bila sesuai dengan yang tertulis di bibel.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;   Doktrin-doktrin yang terpenting di dalamnya, antara lain:inspirasi dan kebenaran mutlak bibel,Trinitas,kejadian pasti atas kehendak tuhan,dosa manusia,penebusan dosa oleh kristus bagi dosa2 manusia,kebangkitan dan kenaikan Kristus...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;   fundamentalise,merupakan oposan dari gereja ortodoks terhadap sains modern yang diaanggap bertentangan dengan ajaran bibel para aktifisnya menamakan diri kaum oposisi yang menentang moderenisme&amp;amp;liberalis.mereka menuduh kaum moderen sebagai perusak utama bibel dan mengorbankanya hanya untuk kepentingan sains moderen semata!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;    Dengan begitu gerakan fundamental,merupakan suatu gerakan yang menyerukan u kembali ke konsep dasar bibel serta mengharamkan setiap  dogma-dogma baru.para aktivisnya tak akkan pernah bisa menerima apapun itu bentuk pembaharuan walaupun,pembaharuan itu merujuk ke pada suatu kebenaran...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;     Fundamentalisme,suatu wujud citra buruk karena wujudnya ringkik dan penentanganya terhadap modernisasi dianggap sebagai penyebab utama ke munduran&amp;amp;krisis dalam dunia barat&amp;amp;kristen.Padahal jika kita tela,ah kembali sains modern  yang berkembang di dunia barat justru membawa  masyarakat barat lebih maju&amp;amp;lebih unggul.Fundamentalisme  tidak dapat membendung perkembangan dari sains modern&amp;amp;tehnologi baru"yang dianggap sebagai penyelewengan dari  "bibel.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;  seperti Halnya dikatakan seorang pembaharu islam JAMALLUDIN AL-AFGANI"orang barat maju setelah meninggalkan kitap sucinya"akan tetapi bagaimana dengan islam??mungkin di lain waku kita akan membahasnya......&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191941888824510140-4586715823042806637?l=jakayakusa09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/feeds/4586715823042806637/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/2010/01/mengenal-fundamentalisme.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191941888824510140/posts/default/4586715823042806637'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191941888824510140/posts/default/4586715823042806637'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/2010/01/mengenal-fundamentalisme.html' title='mengenal Fundamentalisme'/><author><name>jaka yakusa 09</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14933521891064095915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_2LdOH6yQiic/TFA3w2ouxUI/AAAAAAAAABg/pCpjEkGvfJ4/S220/Icchh+Jelekx...1293.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191941888824510140.post-4537429777707306885</id><published>2010-01-17T23:02:00.000-08:00</published><updated>2010-01-17T23:32:33.796-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Perkembangan otonomi daerah,kadang kala di implementasikan dalam bentuk pemekaran wilayah.akan tapi banyak hal yang membatasi hal ini terjadi.salah satunya adalah blm adanya akomudasi perijinana dari pemerintah.hal ini memang bisa kita maklumi mengigat pemekaran bukanlah hal yang mudah untuk di wujudkan..salah satu contoh adalah Kab.Bone.sumber daya alam&amp;amp;sumber daya manusia yang ada tetap saja belum bisa menjadi alasan untuk pemerintah daerah&amp;amp;pusat untuk mewujudkan.Hal ini tetap jadi PR untuk anak bangsa,untuk mencari mengapa hal ini begitu sulit untuk kita jalankan,jangan sampai tercipta suatu stikma di masyarakat bahwa pemerintah memang sengaja memperlambat!!saya rasa tujuan pemekaran ini adalah tercapainya suatu masyarakat yang sejahtera,mudah-mudahan hal ini dapat kita capai dengan adanya pemekaran,andai kata asumsi yang saya utarakan di atas memang salah.Saya harapkan adanya koreksi untuk penilain  saya.hanya satu yang selalu saya inginkan bone sebagai kampung halaman saya tetap bisa jadi Kab.beradat&amp;amp;bisa maju seperti&lt;br /&gt;daerah -daerah lainnya.....tulisan ini saya buat untuk belajar  mengkaji suatu permasalan&amp;amp;sebagai cara untuk saya belajr menulis yang coba saya uraikan dal kolom blong.&lt;/span&gt;..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191941888824510140-4537429777707306885?l=jakayakusa09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/feeds/4537429777707306885/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/2010/01/perkembangan-otonomi-daerahkadang-kala.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191941888824510140/posts/default/4537429777707306885'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191941888824510140/posts/default/4537429777707306885'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jakayakusa09.blogspot.com/2010/01/perkembangan-otonomi-daerahkadang-kala.html' title=''/><author><name>jaka yakusa 09</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14933521891064095915</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_2LdOH6yQiic/TFA3w2ouxUI/AAAAAAAAABg/pCpjEkGvfJ4/S220/Icchh+Jelekx...1293.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
